Sidrap Zaman Now: Digelari ‘Kota Kincir’

Diah

Diah, salah seorang warga Pangkajene, Sidrap.

SIDRAP, DJOURNALIST.com – Nama Kabupaten Sidrap yang dikenal sejak jaman dulu hingga sekarang ini menjadi daerah lumbung padi dan kantong telur di Sulsel dan kawasan timur Indonesia yang mampu menghasilkan produk beras dan telur yang berlimpah. 

Namun gelaran daerah Bumi Nene’ Mallomo mengalami perubahan setelah jutaan nitizen se-Indonesia memberi gelar baru sebagai “Kota Kincir” yang kelak akan mampu menghasilkan tenaga listrik dengan kavasitas sebesar 75 Megawatt. 

“Kalau di luar negeri ada Belanda dikenal sebagai negeri kincir, tapi kalau di Indonesia, ada nama Sidrap yang kini layak diberi nama sebagai kota kincir yang mampu mengangkat nama Indonesia di tingkat Asia,” ujar Diah, salah seorang warga Pangkajene, Sidrap yang ditemui, Sabtu 30 Desember 2017.

Menurutnya, sebagai warga Sidrap, tentunya kami merasa bangga dengan apa yang telah dilakukan pemerintah kabupaten (Pemkab) Sidrap dibawah kepemimpinan Bupati Sidrap, Rusdi Masse (RMS) yang telah memberikan kemudahan kepada pihak asing untuk menanamkan investasinya didaerah ini dengan memanfaatkan potensi alam yang dimilikinya. 

Ia mengatakan, gebrakan yang dilakukan bupati Sidrap dua priode itu, nama RMS saat ini tidak hanya dikenal di Sidrap dan Sulsel, tapi kini sudah dikenal ditingkat nasional sebagai pemimpin yang memiliki kepedulian pembangunan diberbagai bidang yang mampu melakukan perubahan kearah yang lebih baik demi kesejahteraan masyarakat Sidrap. 

“Kami merasa bangga memiliki pemimpin sekelas RMS yang punya kepedulian yang tinggi terhadap warganya. Tidak hanya sukses dibidang pemerintahan selama dua priode, tapi mereka juga dikenal sebagai pejabat peduli investasi serta politisi yang namanya kini sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Sulsel dan Indonesia,”ujar Diah yang turut diamini sejumlah warga lainnya. (**)