Masyarakat Desa Barua Tagih Janji Pemerintah Soal Kondisi Jalan Yang Rusak

Kondisi jalan usaha tani.

Kondisi jalan usaha tani.

BANTAENG, DJOURNALIST.com – Masyarakat Desa Barua, Kelurahan Campaga, Kecamatan Eremerasa, Kabupaten Bantaeng kembali mengeluhkan Jalan Usaha Tani yang semakin parah tanpa perhatian dari pemerintah kabupaten. Jalan Usaha Tani ini diketahui sudah beroperasi sekitar 10 tahun lamanya.

Impian masyarakat kini berada di pundak pemkab agar Jalan Usaha Tani ini yang menghubungkan Kecamatan Eremerasa dan Kecamatan Tompobulu, mendapat perbaikan karena kondisi jalan yang sudah rusak sekitar 2 kilometer ini, membuat masyarakat mengeluh dan kesusahan.

Akibat dari rusaknya jalan ini, arus transportasi jalan Desa Barua dan Kelurahan Campaga menjadi sangat terganggu. Bahkan menghambat kelancaran perekonomian, khususnya Masyarakat Desa Barua tersebut.

Menurut salah satu warga Desa Barua yang juga tokoh masyarakat yakni Abdul Asis mengatakan dirinya dan beberapa masyarakat lainnya sudah mengadukan kondisi jalan yang rusak ini ke pemerintahan terkait namun belum mendapat respon.

“Saya bersama puluhan warga sudah memberitahukan kondisi jalan rusak tersebut melalui tembusan Bappeda, DPRD dan PU, tetapi belum ada tanggapan sampai saat ini dari pemerintah,” terang Abdul Asis, Jumat 5 Januari 2018.

Tak hanya itu, lanjut Asis, seharusnya Pemerintah ikut memperhatikan kondisi jalan desa tersebut. Dimana fungsinya sangat vital mengingat jumlah penduduknya yang sangat padat sekitar 1.300 jiwa.

“Pemerintah jangan hanya memperhatikan pembangunan di kota saja, mengingat Pembangunan di perkotaan sangatlah maju,” kesa Abdul Asis.

Di sisi lain salah satu Pemuda asal Bantaeng, A Raski Amal menyambung, kiranya pemerinta setempat dapat mendengar keluhan dari warga.

“Kiranya aparatur Pemerintah Kabupaten Bantaeng dalam hal ini Bappeda, DPRD dan PU agar jeli mendengar jeritan kami. Jangan hanya janji yang diberikan sebagai obat penenang kami di sini,”kata Andi amal

Yang ditakutkan nanti, lanjur pemuda yang akrab disapa Andi Amal ini, apabila kalau memang belum ada tanggapan dari pemerintah, maka para masyarakat akan memblokade jalan ini.

“Kami sudah pernah dijanji oleh Anggota DPRD Bantaeng, namun hingga sekarang belum terealisasi. Dan kami akan terus berharap agar janji ini dapat ditepati,”tegas Andi Amal. (rilis)