Masih Ingat Dua Bocah Asal Balambano? Keduanya Akan Dimasukkan ke Pesantren

salah satu akun atas nama Adhe Bolly memposting foto dan sebuah video berdurasi 56 detik, di akun Facebook, Sabtu 6 Januari 2018. (foto: facebook)

salah satu akun atas nama Adhe Bolly memposting foto dan sebuah video berdurasi 56 detik, di akun Facebook, Sabtu 6 Januari 2018. (foto: facebook)

MAKASSAR, DJOURNALIST.com
Kisah dua anak asal Balambano, Toakdil Saibal dan Sitti Nuralisa yang berangkat mengaji menyebrangi jurang menjadi buah bibir masyarakat Luwu Timur (Lutim) maupun di sosial media (sosmed) Facebook.

Kedua kakak beradik itu diyakini akan melanjutkan pendidikan agamanya ke pesantren. Niatan itu dilakukan oleh salah seorang warga Lutim yang akan memasukkan Toakdil dan Sitti ke salah satu pesantren.

“Alhamdulillah saat ini dia (Toakdil dan Sitti) masih berstatus sebagai murid di SD 259 Balambano. Tapi kebetulan ada yang mau ambil dan masukkan di pesantren. Sekarang masih dalam tahap proses,” kata salah seorang guru SD 259 Balambano, yang enggan mempublikasikan namanya.

Lebih lanjut, perempuan yang masih berstatus sebagai guru di SD 259 Balambano itu menceritakan kisah dua anak itu. Di mata seorang guru, Sitti Nuralisa merupakan anak yang pantang menyerah dalam menimba ilmu agama.

“Saya ajar Alisa waktu kelas tiga semester 1 tahun ajaran 2017. Anak itu memang sangat miris kisah hidupnya sayapun waktu masuk dan mengajar di kelasnya sungguh kasihan dengan sehari-harinya. Makanya awal-awal saya menginfakkan apa yang bisa saya berikan untuk dia dan cukup dia dan saya yg tahu. Saya tidak ingin ditahu oleh orang lain,” cerita guru Alisa.

Sebelumnya diberitakan, Toakdil dan Alisa menjadi buah bibir di Sosial Media (Sosmed) Facebook lewat postingan salah satu akun atas nama Adhe Bolly memposting foto dan sebuah video berdurasi 56 detik, Sabtu 6 Januari 2018.

Dalam video tersebut dua anak tersebut melintas di daerah Balambano/Wasuponda, Kabupaten Luwu Timur, yang hendak berangkat mengaji melewati jurang. (**)