Nunggak Iuran BPJS, Warga Miskin Pangkep Didenda Rp1,2 juta

PANGKEP, DJOURNALIST.com –  Nasib malang menimpa Nurul Fajriani pasien asal kampung Lette, Kelurahan Mappasaile, Kecamatan Pangkajene, penderita mandel akut yang dirawat di Rumah Sakit Umum Pangkep sejak 3 hari lalu.

Susilowati ibu Pasien ditemui di RSuD Pangkep Jumat 23/02/ mengaku terpaksa harus membayar Rp 1,6 juta akibat BPJS Mandiri miliknya menunggak selama 2 tahun lebih.

Selain Iuran BPJS sebesar Rp1.6juta dirinya juga dikenakan denda sebesar Rp1,2 juta.

Sehingga dia harus membayar biaya sebesar Rp2,8juta.

” Selama ini saya tidak pernah bayar BPJS saya, karena tidak mampu dan selama ini saya hanya pake jalur umum kalau keluarga saya sakit, “beber susilowati ibu Nurfajriani.

“Saya terpaksa pake BPJS saya karena anak saya sedang sakit, dan dirawat di rumah sakit, karena untuk jalur umum lebih banyak dibayar, tapi banyak sekali yang harus saya bayar, di BPJS sehingga terpaksa pinjam uang sama tetangga, “tambahnya.

Sementara itu, pihak BPJS kesehatan Pangkep mengatakan jika pembayaran yang dibebankan ke pasien serta denda sebesar Rp1,2 juta sudah sesuai dengan aturan BPJS kesehatan,

” Pembayaran sudah sesuai aturan BPJS kesehatan,” terang kepala BPJS Pangkep Laila.

Sementara itu Humas RSUD Pangkep, H Mansyur mengatakan jika seluruh proses perawatan pasien menjadi kewenangan BPJS, karena pasien adalah peserta BPJS mandiri meskipun pasien termasuk warga tidak mampu. (**)