Soal Rotasi Pejabat Pemkot Makassar, BBT: Lebih Cepat lebih Baik!

Busranuddin Baso Tika.

Busranuddin Baso Tika.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Makassar Syamsu Rizal “Deng Ical” senter terdengar akan melakukan mutasi di beberapa jabatan lingkup pemerintahan Makassar. Keinginan penyegaran di tubuh pemerintahan pasca Danny Pomanto cuti sebagai walikota, kini menuai pro dan kontra.

Ketua Fraksi PPP DPRD Makassar, Busranuddin Baso Tika mengatakan bahwa hal tersebut merupakan langkah untuk meremajakan tatanan pemerintahan yang baik.

“Mungkin ini hal yang tepat untuk mengembangkan tatanan pemerintah Kota Makassar kedepan. Lebih cepat akan lebih baik, tapi Deng Ical tetap harus objektif dalam hal ini karena ini menyangkut pelayanan kepada masyarakat”, kata Wakil Ketua Komisi C DPRD Kota Makassar itu, Sabtu, 3 Maret 2018.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Adi Rasyid Ali, menerangkan bahwa semua proses dalam pemerintahan ada aturannya, jadi kalau Deng Ical melakukan mutasi benar atas dasar kekosongan maka hal itu dibenarkan asal mengikut pada aturan.

“Kalau memang ada kekosongan silahkan anda isi tapi seizin Mendagri, secara jelas dan terang benderang. Deng Ical sebagai Plt Walikota, janganlah coba-coba menakut-nakuti ASN (Aparatur Sipil Negara)”, cetusnya.

Ara menegaskan agar tidakan mutasi ini diperjelas terlebih dahulu mengenai pelaksanaannya serta izi dari Mendagri. Agar tidak menimbulkan wacana baru bagi ASN.

“Kalau memang hanya untuk membuat galau, hentikanmi. Saya juga minta ASN tetap fokus bekerja sesuai tupoksinya, jangan pernah takut kalau ada isu seperti itu, karena tentu semua ada aturannya”, ujarnya.

Ara meminta Deng Ical fokus pada tanggungjawabnya sebagi Plt Walikota Makassar, yaitu melanjutkan program yang belum teeselesaikan. Misalnya perawatan lorong garden untuk meraih adipura berikutnya.

“Karena kalau tahun ini tidak dapat adipura, itu berarti Plt yang akan dinilai tidak becus memimpin Kota Makassar”, tegasnya. (**)