Pengarusutamaan Gender dalam Pembangunan Daerah di Sulsel

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Upaya realisasi mengatasi kesenjangan gender di Sulsel semakin menuju ke titik harapan dengan dikeluarkannya Peraturan daerah No1 tahun 2016 .

Wakil Ketua DPRD Sulsel Nikmatullah SE.Ak. yang juga sebagai Ketua DPD Partai Demokrat melakukan sosialisasi di hadapan warga Kabupaten Pangkep .

Di hadapan warga yang didampingi Ketua DPC Pangkep H.M A.Ri dha, Nikmatullah mengatakan, kehadiran perda ini sebagai wujud kerja anggota dewan yang mengeluarkan regulasi, dimana peraturan daerah ini sebagai esensi hak asasi manusia dan dasar hak warga negara yang diatur dalam UUD 1945.

Dimana hak kesetaraan dan keadilan gender meliputi hak warga negara di bidang sosial, ekonomi, budaya, politik dan hukum optimal dimana masih banyak ketimpangan gender yang terjadi pada bidang tersebut bukan hanya berdasarkan jenis kelamin, tetapi juga usia, status sosial, kebutuhan yang berbeda dan keadaann wilayah .

Pengarusutamaan gender yang disingkat PUG dibangun untuk mengitegrasikan gender menjadi satu dimensi inetgral dari perencanaan, penyusunan, penganggaran pelaksanaan pemantauan dannevluasi atas kebijakan. Program dan kegiatan pembangunan di daerah.

Dimana diharapkan kesetaraan ini memberikan kesamaan kondisi dan posisi bagi laki-laki dan perempuan untuk memperoleh kesempatan dan hak- haknya sebagai manusia agar mampu berperan dan berpartisipasi dlm kegiatan politik, ekonomi, sosial budaya, pendidikan, keamanan, nasional dan kesamaan dalam menikmati hasil yang dampaknya seimbang.

Di kesempatan itu Pula Wakil Rakyat yang juga Putra Daerah Asal Segeri ini menyempatkan mendengarkan aspirasi dari warga yang akan menjadi catatan penting sebagai perwujudan perwakilan Rakyat .(**)