24 Mei Tiga Anggota DPRD Sulsel Yang PAW Dilantik

Ketua Bamus DPRD Sulsel Nupri Basri.

Ketua Bamus DPRD Sulsel Nupri Basri.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Sulawesi Selatan menjadwalkan pelantikan pergantian antar waktu (PAW) tiga anggota DPRD Sulawesi Selatan . Yakni Ina Kartika (Fraksi Golkar), Bohari Mido (Fraksi PPP), dan Wahyuddin (Fraksi Ummat Bersatu dari PKB).

Ketua Badan Musyawarah (Bamus) DPRD Sulawesi Selatan Nupri Basri mengatakan, jadwal pelantikan tersebut telah disetujui oleh sejumlah fraksi. Yaitu Golkar, Gerindra, Demokrat, NasDem, PKS, PDIP, dan Hanura.

“Tanggal 24 Mei mereka dilantik,”ujar Nupri kepada media di DPRD Sulawesi Selatan, Senin 21 Mei 2018.

Selain tiga nama tersebut, lanjut Nupri masih ada dua nama lainnya yang dipersiapkan untuk dilantik.Masing-masing dari Partai Hanura dan NasDem.

“Khusus NasDem kami belum menerima datanya. Tapi yang pasti ada. Kalau Hanura yakni Faradillah,”katanya.

Nupri menambahkan, meski nama Faradillah sudah teregister di DPP Hanura, namun pihaknya tak ingin gegabah untuk melakukan PAW. Sebab, ia akan menunggu surat balasan dari DPP. Sebab surat yang diterima pada tanggal 26 Maret lalu yang dan sudah diproses oleh Kementerian Dalam Negeri dibantah oleh internal partai tersebut bahwa ada surat yang diusulkan. Sementara dalam regulasi PP Nomor 12 Tahun 2018. proses PAW paling lama lambat 60 hari sejak SK itu diterima dari Andi Takdir ke Faradillah.

“Kami masih menunggu sikap dari DPP Hanura hingga besok (Selasa),”tutur Nupri.

Adapun anggota DPRD Sulsel dari Fraksi Hanura Wahyuddin menuturkan, partainya tetap mengacu pada usulan yang lama.Yakni menunda hingga ada kekuatan hukum tetap dari Mahkamah Agung. Sebab PAW ini masih berpolemik.

Untuk diketahui, di DPRD Sulawesi Selatan Ina Kartika menggantikan Pangerang Rahim yang maju sebagai calon Wakil Wali Kota Parepare. Begitupun Wahyuddin menggantikan Anwar Sadad yang maju sebagai calon Wakil Bupati Wajo, dan Bohari Mido menggantikan Sugiarti Mangun Karim yang maju di Pilkada Bantaeng.(**)