Mukhtar Tahir: Kepsek, Pengawas dan Guru Motor Penggerak Pendidikan

Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Mukhtar Tahir.

Kepala Dinas Sosial Kota Makassar, Mukhtar Tahir.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Guru, Kepala Sekolah dan Pengawas merupakan motor penggerak dari proses yang berjalan di pemerintaan. Khususnya untuk menjaga kualitas pendidikan. 

“Bagaimana pendidikan ini bisa diakses secara merata, tentunya ada beberapa hal yang harus dijadikan patron dalam upaya perbaikan pendidikan seperti guru, kepala sekolah, pengawas,” ungkap Kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, Muhtar Tahir, Sabtu 2 Juni 2018. 

Dari tiga indikator tersebut, masyarakat diminta untuk sama-sama menilai apakan kualifikasi yang di perlukan sudah berkualitas dan seauai dengan harapan bersama. 

Ia juga menilai bahwa pola dan aiatem pendidikan di Kota Makassar memerlukan perbaikan dari berbagai aspek, seperti managemen pendidikan. 

“Pertama managemen pendidikan itu sendiri yang harusnya kita atur sedemikian rupa, agar perbaikan sistem tentang pemakaian kurikulum itu mampu menjadi salah satu dasar acuan kita,” jelasnya.

Perlu ada perbaikan terhadap Perda tentang guru, kepala sekolah, dan aturan-aturan pengawas sesuai dengan klasifikasi, fungsi dan tupoksinya, termasuk hal-hal yang berkaitan dengan politik. 

“Apalagi dalam suasana politik ini sangan mempengaruhi dunia pendidikan yang kemudian berimbas pada lahirnya kualitas yang tidak maksimal,” katanya. 

Managemen yang sebelumnya diatur oleh Pemerintah Kota Makassar, benar-benar menjamin kemampuan tiga komponen tersebut.

“Tapi bagaimana bisa terjamin bekerja dengan baik kalau misalnya di presure dengan cara politik,” jelasnya. 

Kritik yang diutarakan oleh LSM dan media juga dinilai, terkadang hanya merusak tatanan dan sistem yang ada. Khususnya terhadap imprifusasi yang dilakukan untuj meningkatkan mutu pendidikan. 

“Kenapa? Karena saat dia bekerja, dia terfokus untuk memikirkan pertanyaan-pertanyaan yang orang berikan, padahal sebenarnya itu baik,” haturnya. (**)