Pemprov Sulsel Kaji Sanksi yang Akan Diberikan ke Danny Pomanto

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulsel Soni Sumarsono

Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulsel Soni Sumarsono.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan tengah melakukan kajian untuk memberikan sanksi terhadap Wali Kota Mohammad Ramdhan “Danny” Pomanto setelah melakukan pemberhentian terhadap 15 camat se-Kota Makassar.

“Lagi proses. Teguran itu sendiri bentuk dari sanksi. Isi teguran, masih dirumuskan tim 5 Pemprov dibbawah pimpinan Asisten I,”ujar Pelaksana tugas (Plt) Gubernur Sulawesi Selatan Soni Sumarsono, Rabu 13 Juni 2018.

Menurutnya, teguran ke Danny untuk mengingatkan saja. Bahwa ada  prosedur administratif kepegawaian aparatur sipil negara (ASN) yang harus ditempuh bila mau diberhentikan.

Ini hukuman berat, dicopot dari jabatan, sebuah pelanggaran disiplin memerlukan proses pemeriksaan oleh dewan etik.

Berdasar Surat Keputusan Walikota Makassar, nomor : 821.2-32/218‎ tanggal 8 Juni 2018 tentang pemberhentian Pejabat Eselon III Lingkup Kora Makassar, 15 Camat resmi diberhentikan atau dibebas tugaskan, Jum’at 8 Juni 2018 lalu.

Keputusan tersebut disampaikan oleh Sekretariat Daerah Kota Makassar, Andi Muhammad Yasir, usai pelantikan lima pejabat administrator lingkup pemerintah Kota Makassar.

Dalam kesempatan tersebut, Yasir, menjelaskan alasan pembebasan jabatan terhadap 15 Pejabat Eselon III tersebut.

Alasan pemberhentian 10 Camat dari jabat‎annya karena dianggap melakukan pelanggaran indisipliner. Sebagaimana yang tercantum pada pasal 7 PP nomor 53 tahun 2010 tentang disiplin PNS.

“Berupa pelanggaran berat karena tidak menaati aturan-aturan kedinasan, berlaku tidak netral dalam Pilkada. Melakukan pencemaran nama baik kepala daerah serta terperiksa untuk kasus penatakelolaan keuangan kecamatan, yang dapat berdampak negatif terhadap wibawah pemerintah, kelancaran roda pemerintahan dan pelayanan publik,”ujar Muhammad Yasir saat membacakan SK Keputusan tersebut.

Sementara, lima Camat lainnya diberhentikan atas permintaan sendiri. Setelah mengajukan surat pengunduran diri kepada Wali Kota Makassar.

“Memberhentikan dari jabatan, lima camat karena mengajukan pengunduran diri. Demikian dipermaklumkan kepada masyarakat luas untuk diketahui‎,” jelasnya.

Adapun, lima Camat yang meng‎undurkan diri yaitu :

1. Camat Tallo,
2. Camat Ujung Pandang,
3. Camat Mariso,
4. Camat Makassar, dan
5. Camat Biringkanaya