Upaya Penyusunan Ranperda Rusunawa, Sekwan DPRD Kota Gelar Kemitraan

Upaya Penyusunan Ranperda Rusunawa, Sekwan Gelar Kemitraan

Upaya Penyusunan Ranperda Rusunawa, Sekwan Gelar Kemitraan.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Sekretars Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan) Kota Makassar, gelar Kemitraan Anggota DPRD Kota Makassar bersama masyarakat, dengan tema ‘Pengelolaan dan Pemilikan Rumah Susun (Rusun)’, di Pelataran Masjid Nur Ilham SMAN 81, Kelurahan Lette, Kecamatan Mariso, Kamis 12 Juli 2018.

Dalam kegiatan tersebut, hadir sebagai pemateri, Sekretaris Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Makassar, Ir. M. Hamka. Kadis Perumahan dan Kawasan Permukiman Kota Makassar, Ir. Fathur Rahim. Serta penyusun naskah akademik Ranperda Rumah Susun, Prof. Syaruddin Nawi, dan Anggota Komisi C DPRD Kta Makassar, Susuman Halim.

Sekretaris Perumahan dan Kawasan Pemukiman Kota Makassar, Ir. M. Hamka, mengaku bahwa Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Rumah Susun sangat dibutuhkan untuk menguatkan regulasi pengelolaan dan pengoperasian Rusunawa tersebut. termasuk memberikan kenyamanan bagi masyarakat yang bermukin di Rusunawa.

“Selama ini pengelolaan rumah susun oleh dinas PU masih menggunakan perda tahun 94 yang sudah cukup lama. Tentu tidak sesuai dengan kondisi terkini. Juga perda no 15 itu masih mengacu ke UUD lama. UUD 16 yang juga mengacu ke UUD 20. Jadi ini sudah sangat lama,” jelasnya.

Hamka, berharap agar Ranperda Rusun nantinya benar-benar dibahas secara tuntas terkait hak dan kewajiban bagi penghuni Rusunawa, termasuk peraturan terkait tarif yang dikenakan perbulannya.

“Kalau kita penguatan tentang hak dan kewajiban daripada penghuni termasuk pengelolaan rusun ini. Kalau bisa juga tarif yang lebih jelas. Lebih menjangkau yang sesuai dengan kemampuan dari masyarakat. Karena rumah susun ini kan untuk masyarakat berpenghasilan rendah,” unkapnya.

Diketahui saat ini pegelola Rusunawa masih menggunakan tarif lama, yaitu berkisar Rp.75 ribu hingga Rp.150 ribu perbulannya. Sementara jumlah dari keseluruhan Rusunawa yang treletak di Kelurahan Lette, Daya, dan Pandang yaitu sebanyak 777 unit. Hingga saat ini pemerintah Kota Makassar, tengah mempersiapkan untuk penambahan bangunan Rusunawa.(**)