Empat Ranperda Dibacakan dalam Rapat Pandangan Fraksi di DPRD Makassar

Empat Ranperda Dibacakan dalam Rapat Pandangan Fraksi di DPRD Makassar

Empat Ranperda Dibacakan dalam Rapat Pandangan Fraksi di DPRD Makassar.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, gelar rapat paripurna terkait pandangan umum masing-masing fraksi terhadap penjelasan Wali Kota Makassar terhadap empat Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda), Jum’at 13 Juli 2018.

Namun pada saat pembukaan rapat, Anggota Fraksi Partai Persatuan Pembangunan (PPP), Busranuddin Baso Tika, mengajukan pandangannya bahwa sebuah rapat paripurna tidak bisa diselenggarakan apabila tidak dihadiri minimal dua pimpinan dewan.

Hal itu diungkap lantaran pimpinan dewan yang hadir hanyam Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Adi Rasyid Ali. “BBT, yang saya tau rapat bisa di laksanakan kalau dihadiri dua pimpinan DPRD,” ungkap BBT, sapaannya.

Selang beberapa menit kemudian, Wakil Ketua DPRD Kota Makassar, Erick Horas. Proses rapat Paripurna pun dilanjutkan. Dalam hal ini, masing-masing perwakilan partai harus membacakan pandangan umum terkait empat Ranperda, yaitu :

1. Ranperda tentang Pertanggungjawaban pelaksanaan APBD tahun anggaran 2017.
2. Ranperda tentang Pengarusutamaan Gender
3. Ranperda tentang Rumah Susun, dan
4. Ranperda tentang zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan

Pandangan umum fraksi Partai NasDem dibacakan oleh, Kamaruddin Olle. Fraksi Partai PKS oleh, Yeni Rahman. Fraksi Partai PAN, Hasanuddin Leo. Fraksi Partai Golkar, Saharuddin Said. Fraksi PPP oleh, Abdul Wahid. Fraksi Partai Hanura oleh, Jufri Pabe. Fraksi Partai Demokrat oleh, Andi Vivin Sukmasari. Fraksi Partai Gerindra oleh, Baharuddin Opier. Fraksi Partai PDI Perjuangan oleh, Arifin Daeng Kulle.

Hadir dalam Rapat Paripurna, Wakil Wali Kota Makassar, Syamsu Rizal, Anggota DPRD Kota Makassar, dan beberapa pejabat Pemerintah Kota Makassar.(**)