Wujudkan Pengelolaan APBD Bebas Korupsi, DPRD Sulsel Gelar Bimtek

Guna meningkatkan kualitas dan peran dalam pembangunan daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan mengelar workshop Bimbingan Teknik (Bimtek) kerjsama dengan Kemeneterian Dalam Negeri, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Badan Pemeriksa Keungan.

Guna meningkatkan kualitas dan peran dalam pembangunan daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan mengelar workshop Bimbingan Teknik (Bimtek) kerjsama dengan Kemeneterian Dalam Negeri, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Badan Pemeriksa Keungan.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Guna meningkatkan kualitas dan peran dalam pembangunan daerah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan mengelar workshop Bimbingan Teknik (Bimtek) kerjsama dengan Kemeneterian Dalam Negeri (Kemendagri), Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dan Badan Pemeriksa Keungan (BPK).

Bimtek yang digelar di Grand Hotel Clarion, yang berlangsung selama dua hari, Jumat dan Sabtu itu membahas terkait Pengelolaan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) yang bebas dari korupsi dan juga mekanisme anggota dewan yang mundur.

“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kualitas dewan.Membahas tentang penganggaran, pencegahan, dan mekanisme anggota dewan yang telah mundur. Karena setiap tahun kebijakannya berubah-ubah sehingga perlu diketahui,”ujar Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan, Muh.Jabir,Sabtu 11 Agustus 2018.

“Kegiatan ini digelar setiap tahun sebanyak dua kali,”dia menambahkan.

Adapun Direktur Fasilitasi dan Keungan Kementerian Dalam Negeri, Ardian mengatakan, kegiatan ini perlu dilakukan karena memang ada aturannya. Bimtek bisa dilakukan sebanyak enam kali. Yaitu tiga kali dilakukan di dalam daerah dan tiga dilakukan diluar daerah.

“Ini untuk memberikan pemahaman kepada anggota dewan. Misalnya saja mengenai belanja daerah ataukah mengenai dana desa yang ingin diketahui mekanismenya dalam APBD Provinsi,”jelas Ardian.

Kehiatan tersebut diikuti seluruh anggota DPRD Sulawesi Selatan yang berjumlah 85 orang.