Bupati Gowa Ajak Warga Binaan Lapas Bolangi Cinta Al-Quran

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan YL, melaunching di Lembaga Pemasyarakatan Narkoba Perempuan Kelas IA Bolangi, Kecamatan Pattallassang.

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan YL, melaunching di Lembaga Pemasyarakatan Narkoba Perempuan Kelas IA Bolangi, Kecamatan Pattallassang.

GOWA, DJOURNALIST.com – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan YL, melaunching Cinta Al-Quran yang merupakan inspirasi dari Ibu Dewi YL, di Lembaga Pemasyarakatan Narkoba Perempuan Kelas IA Bolangi, Kecamatan Pattallassang, Sabtu 11 Agustus 2018.

Launching Cinta Al-quran ini ditandai dengan penabuhan gendang diiringi dengan pembacaan alquran dari warga binaan lapas Bolangi, yang didampingi Kalapas Perempuan Bolangi, Sudaryati, Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkuham, Marasidin Siregar, serta Forkopimda Kabupaten Gowa yang sempat hadir.

Adnan dalam sambutannya mengatakan, launching ini adalah sebuah inovasi yang dilakukan di lapas Bolangi dalam rangka cinta terhadap Al- qur’an.

“Cinta terhadap Al-qur’an dan cinta terhadap agama kita, maka Allah menjajikan syurganya di kemudian hari,” tuturnya.

Oleh karena itu, lanjut Adnan, kita semua patut berbangga karena jika kita cinta terhadap alquran, maka qur’an itu menjadi sebuah kompas dan petunjuk bagi hidup kita di dunia, sampai kiamat akan tetap jadi petunjuk bagi umat islam.

“Jadi barang siapa yang menjadikan Al-qur’an sebagai landasan dalam hidupnya maka akan mendapatkan pahala yang berlimpah dari Allah SWT,” kata Bupati termuda di KTI ini.

Adnan berharap program ini bisa menjadi percontohan semua lapas yang ada di Provinsi Sulsel, dan di kesempatan ini juga dia menyebutkan bahwa orang Gowa dikenal karena agamanya, sebab peradaban islam yang pertama di wilayah selatan adalah di Kabupaten Gowa.

” Jadi kalau hari ini di Gowa juga di launching cinta Al-qur’an tidak salah lagi karena orang Gowa dikenal baik agamanya,” terang mantan anggota DPRD Provinsi Sulsel ini.

Sementara, Sudaryati menambahkan, ia ingin warga binaan memiliki sesuatu yang lebih dalam memperbaiki akhlaknya.

Menurutnya, sangat disayangkan selama di dalam Lapas tidak diisi dengan sesuatu yang bermanfaat dan bersifat positif.

“Saya ingin semua warga binaan mendapatkan sesuatu yang bernilai, tentu saja saya tidak akan menghambat jika ada kegiatan lagi, malah saya akan mendukung semua kegiatan kegiatan yang dapat membuat warga binaan menjadi lebih baik,” ujarnya.(rilis)