Motif Penyerangan Warkop Cedrawasih di Makassar Ternyata karena Ketersinggungan

Kapolsek Mamajang Kompol Daryanto yang merilis penangkapan kasus penyerangan tersebut turut menghadirkan para pelaku yakni lelaki MA, SL, AS dan AD, Minggu 18 Agustus 2018. (foto: polrestabes makassar)

Kapolsek Mamajang Kompol Daryanto yang merilis penangkapan kasus penyerangan tersebut turut menghadirkan para pelaku yakni lelaki MA, SL, AS dan AD, Minggu 18 Agustus 2018. (foto: polrestabes makassar)

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Pelaku penyerangan di sebuah warkop di jalan Cendrawasih yang viral di media sosial telah diamankan Polsek Mamajang.

Kapolsek Mamajang Kompol Daryanto yang merilis penangkapan kasus penyerangan tersebut turut menghadirkan para pelaku yakni lelaki MA, SL, AS dan AD. Minggu 18 Agustus 2018.

Dihadapan wartawan, Kompol Daryanto menjelaskan penyerangan ini dilakukan secara berkelompok dan juga menjarah barang-barang milik pengunjung warkop.

“Selain menyerang, pelaku juga berhasil menjarah handphone dan gadget dari pengunjung”, ujarnya.

Ditambahkannya pelaku penyerangan sebanyak tujuh orang empat diantaranya telah kami tangkap, masih ada tiga lagi yang diburu. Mereka menggunakan busur, parang dan batu dalam melakukan aksinya.

Diketahui motif penyerangan ini akibat ketersinggungan antara anak lorong Baji Pangaseng dan anak lorong 7.

“Anak Baji Pangasseng menyerang di lorong 7 itu yang berdampingan dengan warkop, tiba-tiba mereka menyerang masuk ke warkop juga,” jelas Perwira berpangkat satu bunga ini.

Daryanto mengatakan saat ini sudah menerbitkan surat perintah penangkapan untuk mencari tiga pelaku lainnya.

Keempat pelaku hukumannya untuk sementara pasal 170 tentang pengeroyokan dan UU darurat. Tidak menutup kemungkinan kalau masih didapat pelaku yang mengambil barang akan dikenakan pasal 365, tentang pencurian dan kekerasan. (**)