Ini Penjelasan Nurdin Abdullah Atas Pengadaan Helikopter dan Mobil Bus Yang Ditolak DPRD Sulsel

Gubernur terpilih Nurdin Abdullah (kiri) dan Ketua DPRD Sulsel, Mohammad Roem (kanan).

Gubernur Nurdin Abdullah (kiri) dan Ketua DPRD Sulsel, Mohammad Roem (kanan).

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Gubernur terpilih Nurdin Abdullah mengatakan tak memiliki kewenangan setelah dua pengadaan yang diusulkan dalam Anggaran Pendapatan Belanja Daerah-Perubahan (APBD-P) tahun anggaran 2018 dan Rancangan Kebijakan Umum Perubahan Anggaran dan Plafon Perhitungan Anggaran Sementara (KUPA-PPAS) di DPRD Sulawesi Selatan ditolak.

“Saya ini belum di lantik. Belum punya kewenangan. saya tau diri. Apapun yang di putuskan Dewan saya tidak punya kewenangan,”ujar Nurdin Abdullah melalui pesan WhatsApp, Senin malam 20 Agustus 2018.

Menurutnya, tim transisi hanya mengusulkan termasuk pengadaan helikopter untuk tanggap darurat.

“Kita tidak minta-minta ada bencana,”katanya

Sementara untuk pengadaan bus tersebut, lanjut mantan bupati Bantaeng dua periode ini mengatakan digunakan untuk membantu kegiatan mahasiswa dan lembaga keagamaan.

“Kita lihat kasihan mereka berangkat bakti sosial meenggunakan truk. Niatnya itu saja,”katanya.