Makassar Krisis PNS Profesi Guru

Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Makassar (Disdik), Ahmad Hidayat

Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Makassar (Disdik), Ahmad Hidayat. (Foto Int).

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Kota Makassar mengalami kekurangan profesi guru. Saat ini kebutuhan guru pegawai negeri sipil (PNS) mencapai ribuan orang, yang hanya diisi oleh tenaga honorer.

Hal itu diutarakan oleh Kepala Bidang Pendidikan Dasar, Dinas Pendidikan Makassar (Disdik), Ahmad Hidayat usai pertemuan dengan admin sekolah dan bagian Ortala di Balaikota Makassar, Senin 27 Agustus 2018.

“Kota Makassar memang saat ini mengalami kekurangan profesi guru PNS. Ini yang perlu kita upayakan secepatnya,” ungkapnya.

Ia menilai bahwa, pendidikan Kota Makassar mengalami pemerosotan tenaga guru PNS. Pasalnya tidak terjadi keseimbangan antara guru yang pensiun dengan kebijakan pengangkatan guru yang baru.

Ahmad, menambahkan setiap tahunnya ratusan guru di Makassar pensiun. Sedangkan mayoritas yang menggantikannya hanya sebatas pegawai kontrak dan honor.

“Sekitar 80 persen admin sekolah di kota Makassar adalah pegawai kontrak dan honorer. Padahal idealnya jabatan itu diisi oleh PND,” kata Ahmad.

Pengisian jabatan oleh tenaga kontrak dan honorer terpaksa di lakukan, dengan alasan kondisi yang tidak memungkinkan.

Sementara itu, Hamad mengatakan data pemetaan jabatan untuk proses pengangkatan guru sudah diserahkan ke Bagian Organisasi dan Tata Laksana Makassar dan selanjutnya akan diteruskan ke Kemenpan-RB.