Ketemu Pansus Hibah Tanah DPRD Sulsel, Ini Penjelasan Jusuf Kalla Tentang Al-Markaz

Pansus hibah tanah DPRD Sulsel saat menemui Wapres Jusuf Kalla.

Pansus hibah tanah DPRD Sulsel saat menemui Wapres Jusuf Kalla.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com -: Ketua Yayasan Al-Markaz yang juga Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memberikan penjelasan kepada pansus hibah tanah DPRD Sulawesi Selatan di istana wakil presiden, Selasa 28 Agustus 2018.

Dalam penjelasan JK, status lahan yang dimaksud mulanya adalah milik Universitas Hasanuddin yang ditukar guling dengan lahan pemerintah provinsi Sulawesi Selatan yang terletak di Kabupaten Pangkep. Praktis lahan Unhas jadi milik pemprov.

“Hal itu dilakukan untuk memenuhi hajat Jenderal Purnawirawan M.Jusuf ingin membangun masjid terbesar di Makassar, setelah masjid di bangun, kala itu Gubernur Zainal Basri Palaguna sekalian ingin menghibahkan lahan tersebut pada yayasan, tapi Jend Jusuf belum siap waktu itu karena kendala pembayaran pajak lahan,ujar Ketua Pansus Hibah Tanah DPRD, Armin Toputiri menirukan perkataan JK.

Lalu sejak 2017 silam Yayasan Al-Markaz kembali memohonkan hibah lahan untuk peruntukan sekolah Islam bertaraf internasional. Itu seusai rencana sejak masjid Al-Markaz dibangun.

“Pak JK menyatakan bahwa angaran yayasan untuk pembangunan areal pusat pendidikan itu sudah siap sejak setahun lalu, sehingga jika hibah itu diberikan, maka pembangunan segera dimulai,”katanya.

Terkait hasil pertemuan itu, Armin mengungkapkan, belum melakukan kesimpulan. Menurutnya, pansus masih bekerja. Mengumpulkan data-data ke JK.

“Jadi belum masuk tahap pembahasan, nanti data-data yang masuk itulah yang segera kami bahas, ujung pembahasan ada sikap pansus ke pimpinan dewan yang seterusnya dewan ke pemprov, bukan ke yayasan.Ke yayasan itu urusan pemprov selaku pemilik lahan,”tutur Armin.

Armin menambahkan, pansus hibah tanah DPRD Sulawesi Selatan menemui JK dengan agenda meminta penjelasan tentang kronologis pembangunan masjid Al-Markaz di lahan pemprov. Berkaitan penjelasan tentang surat yayasan yang meminta hibah lahan pemprov 7 hektare hendak dimanfaatkan untuk keperluan apa.

Pansus hibah tanah Al-Markaz bersama pimpinan DPRD Sulawesi Selatan diterima oleh JK di istana wakil presiden pukul 11.00 WIB. Pembicaraan berlangsung selama satu jam. Turut hadir Jamaluddin Jafar, Ashabul Kahfi, Mohammad Roem, Syahruddin Alrif, Yusran Sofyan, Ariyadi Arsal, Yusran Paris, Rusdin Tabi, Muslimin Salam, Andi Marzuki Wadeng, Alimuddin, dan Armin Toputiri.