Serapan SKPD Melemah, DAK Kota Makassar Menurun Hingga 6,88 Persen

Wakil Ketua DPRD Makassar dari Fraksi Demokrat, Adi Rasyid Ali

Wakil Ketua DPRD Makassar dari Fraksi Demokrat, Adi Rasyid Ali

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Dana Alokasi Khusus (DAK) pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2018 menurun hingga 6,88 persen. Pasalnya, sebelumnya pada APBD Pokok 2018 Kota Makassar menerima DAK sebesar Rp 462,62 miliar, sementara pada APBD Peubahan 2018 berkurang hingga Rp430,81 miliar, atau selisih hingga Rp31,81 miliar.

Diduga penurunan tersebut diakibatkan oleh realisasi anggaran melalui, serapan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) Kota Makassar yang masih rendah.

Hal itu disampaikan oleh Koordinator Badan Anggaran (Banggar) DPRD Kota Makassar, Adi Rasyid Ali, saat di konfirmasi, Sabtu 8 September 2018. Ia mengatakan penetapan DAK ditentukan oleh pemerintah pusat berdasarkan kondisi moneter.

“Sekarang lagi susah, pasti ikut di DAK, dollar juga naik. Pasti anggaran ikut turun. Ini persoalan ekonomi makro, yang berdampak ke Mikro,” jelasnya.

Selain itu, atas kasus yang menimpa mantan Kepala BPKA awal tahun ini menyebabkan penyerapan anggaran melambat.

“Ada beberapa alasan lah, termasuk karena persoalan hukum. Anda pahamlah ada kasus hukum yang kemarin. Semua bisa dilaksanakanlah ya,”katanya.