Senin, Pansus Hibah Tanah DPRD Sulsel Gelar Rapat Tentang Aset Pemprov di Al-Markaz

Pansus hibah tanah DPRD Sulsel saat menemui Wapres Jusuf Kalla.

Pansus hibah tanah DPRD Sulsel saat menemui Wapres Jusuf Kalla.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Panitia khusus (Pansus) hibah tanah Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan mengagendakan rapat pada Senin 10 September 2018 terkait aset pemerintah provinsi berupa tanah seluas tujuh hektare yang akan dihibahkan ke Yayasan masjid Al-Markaz Al-Islami.

” Besok senin, jam 10 pagi kami akan rapat internal utntuk mengatur jadwal dan mendengar usulan anggota pansus tentang siapa-siapa orang atau organisasi yang bakal di undang dalam rapat dengar pendapat (RDP) nanti,”ujar Ketua Pansus Hibah Tanah DPRD Sulsel, Armin Toputiri melalui pesan WhatsApp kepada Djournalist.com, Ahad 9 September 2018.

Politisi dari partai Golkar Sulawesi Selatan itu mengungkapkan, setelah melakukan pertemuan dengan Ketua Yayasan Al-Markaz yang juga Wakil Presiden, Jusuf Kalla. Hingga saat ini pansus belum sampai pada pengambilan kesimpulan.

Bahkan belum masuk tahapan pembahasan. ” Hingga saat ini kami masih tahapan pengumpulan data, selain kami juga telah melakukan pertemuan dengan pihak yayasan Al- Markas Al Islami, kami juga sedang mencoba mengambil bahan banding tentang status Islamic Centre di provinsi lain, dan dalam waktu dekat, kami akan melakukan RDP dengan sejumlah pihak secara perorangan dan atau organisasi,”katanya.

Hal itu bertujuan, untuk mendengarkan
masukan dan pendapat masyarakat tentang idealnya pemanfaatan lahan yang sangat luas yang menjadi aset pemprov Sulsel itu.

“Bahkan mungkin mendengar dan menelisik pengakuan sejumlah orang yang juga mengklaim memiliki lahan di lokasi tersebut,”jelas Armin.