Sambil Diikat Tali, Nawir Pembunuh Nenek di Gowa Dibawa ke Kantor Polisi

GOWA, DJOURNALIST.com – Nawir (25), mantan pasien Rumah Sakit Dadi yang membunuh neneknya serta membuat kritis ibu tirinya, berhasil diamankan, Minggu, 9 Agustus 2018. Nawir yang pasca melakukan aksinya pada Jumat sore, 7 September 2018 kemarin di Kampung Bulo-bulo melarikan diri, dan ditemukan di Tompobulu, Kabupaten Gowa.

Kasubag Humas Polres Gowa, AKP Tambunan, yang dihubungi membenarkan bahwa anak dari Sangkala tersebut telah diamankan.

“Sudah kita amankan sekitar jam 11.30 WITA di Tompobuku. Kita dibantu masyarakat sekitar,” ujarnya, Minggu malam, 9 September 2018.

Ditambahkannya, Nawir yang cukup meresahkan pasca beredarnya kabar bahwa dirinya telah menebas nenek dan ibu tirinya membuat masyarakat waspada.

Pembunuh nenek di Gowa saat dibawa masyarakat ke kantor Polisi. (foto: ist)

Pembunuh nenek di Gowa saat dibawa oleh masyarakat ke kantor Polisi. (foto: ist)

“Itu diamankan oleh masyarakat saat sedang gotong royong. Kan sebelumnya para Bhabinkamtibmas telah berkoordinasi untuk mencari Nawir,” jelasnya.

 

Saat ini, Nawir masih berada di daerah Tompobulu. Pihak Kepolisian Resort Gowa telah tiba di lokasi untuk membawa Nawir ke Mapolres Gowa.

“Anggota sudah sampai, mau dibawa. (Untuk tindak lanjutnya) Besok kita lihat, kita kan belum ambil keterangannya. Besok kita akan konfrensi pers terkait ini,” beber AKP Tambunan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, aksi yang dilakukan oleh Nawir tersebut menewaskan neneknya, Daeng Cami (70). Serta, ibu tirinya, Daeng Zohra (49) harus mendapatkan perawatan medis di Rumah Sakit Ibnu Sina lantaran luka serius yang ditimbulkan Nawir. (**)