Gowa Jadi Lokus Kegiatan Menwa Camp Nasional UMI

Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, H Muchlis.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, H Muchlis.

GOWA, DJOURNALIST.com – Kabupaten Gowa, tepatnya Malino, Kecamatan Tinggimoncong, menjadi lokasi khusus kegiatan Resimen Mahasiswa Camp Nasional Universitas Muslim Indonesia yang akan berlangsung selama tiga hari kedepan.

Sekretaris Daerah Kabupaten Gowa, H Muchlis, yang hadir pada acara pembukaan Menwa Camp Nasional dan Seminar Nasional Bela Negara, di Auditorium Al Jibra UMI,19 September 2018 mengatakan, sangat mengapresiasi kegiatan ini, apalagi mengambil lokasi di wilayah kabupaten Gowa.

“Kegiatan Menwa yang digelar di Malino, semoga bisa menjadi energi tersendiri dan menjadi motivasi bagi peserta, karena mengingat Gowa telah mencatatkan sejarah nasional berbagai peristiwa-peristiwa besar dari dua pahlawan yakni, Sultan Hasanuddin dan Syekh Yusuf, apalagi Menwa kali ini mengambil nama Wortel Mingisidi yang merupakan salah satu pahlawan nasional yang kita tahu mottonya setia hingga akhir,” ujarnya.

Lebih lanjut, Sekda Gowa berharap, Menwa 708 ini bisa betul-betul menunjukkan cirinya sebagai intelektual yang memiliki jiwa keprajuritan, yang nantinya akan mencatatkan dirinya sebagai sarjana plus.

“Jadilah Menwa yang dapat menjadi figur sehingga dapat dicontoh serta menjadi pelopor dalam menumbuhkan jiwa patriotisme, nasioalisme serta kepemimpinan intelektual yang mengedepankan akal budi dan ketulusan jiwa yang siap menghadapi semua problem bangsa yang terjadi saat ini,” tutur Muchlis pada seluruh peserta Menwa Camp.

Tak hanya itu, dia juga menyampaikan semoga kontribusi Gowa kedepan akan semakin strategis dan semakin banyak di Universitas ini, termasuk dalam kegiatan Menwa Camp Nasional.

Sementara Rektor UMI, Prof Basri Modding yang membuka secara resmi kegiatan ini mengatakan, seluruh peserta pelatihan dapat mengikuti Menwa camp ini dengan penuh semangat, sungguh-sungguh dan bertanggung jawab.

“Perhatikan dengan baik setiap instruksi dan materi yang disampaikan oleh instruktur maupun pelatih dengan penyerapan pengetahuan secara optimal dengan harapan setelah mengikuti pelatihan ini para peserta mampu menumbuhkan semangat kekompakan, disiplin dan meningkatkan kerjasama dalam suatu kelompok,” katanya. (**)