Jaga Kelestarian Hutan Mangrove, DPRD Sulsel Usulkan Buat Ranperda Perlindungan

Ketua Komisi B bidang Ekonomi, DPRD Sulsel, Imbar Ismail.

Ketua Komisi B bidang Ekonomi, DPRD Sulsel, Imbar Ismail.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Guna menjaga kelestarian kawasan hutan mangrove di Sulawesi Selatan yang mengalami kerusakan akibat alih fungsi. DPRD Sulawesi Selatan akan membuat payung hukum untuk melindungi kawasan tersebut.

“Kami baru usulkan soal ranperda potensi kelautan, perikanan, hutan mangrove, dan nelayan di Sulsel,”ujar Ketua Komisi B bidang Ekonomi, DPRD Sulsel, Imbar Ismail, Kamis 20 September 2018.

Menurutnya, langkah ini dilakukan sebagai bentuk upaya dalam melestarikan ekosistem hutan mangrove. Pasalnya kerusakan hutan mangrove sudah terjadi disejumlah kabupaten dan kota. Misalnya terdapat di Kabupaten Barru dan Pinrang

“Ekosistem hutan mangrove perlu kita jaga. Sudah banyak yang rusak akibat alih fungsi. Seperti yang terjadi di Kabupaten Barru yang melakukan penambakan,”tutur politisi dari Partai Hanura ini.

Jika dibiarkan, potensi kelautan akan berdampak buruk. Karena itu perlu dijaga. Dan apabila ranperda ini sudah disetujui maka akan ada pemberian sanksi.

“Tadi kami baru melakukan persentase akademiknya. Masih ada yang kurang. Mulai dari landasan yuridisnya. Apakah ini kewenangan provinsi atau pusat,”katanya.

Pihaknya pun akan melibatkan dinas perikanan di kabupaten dan kota dalam melakukan pengawasan.

“Akhir bulan Oktober rancangan ini akan kami serahkan ke badan pembuat perda untuk dikaji,”jelas Imbar. (**)