Disnaker Tolak Permintaan PT Trimega Citra Nusantara untuk Melakukan Mediasi

Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama pihak PT Trimega Citra nusantara dan eks karyawan Avenue Mall Panakkukang, Selasa 6 November 2018.

Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama pihak PT Trimega Citra nusantara dan eks karyawan Avenue Mall Panakkukang, Selasa 6 November 2018.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Komisi D Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, menggelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama pihak PT Trimega Citra nusantara dan eks karyawan Avenue Mall Panakkukang, Selasa 6 November 2018.

RDP ini dilakukan, untuk menindaklanjuti kasus penyitaan ijazah eks karyawan Avenue, yang dilakukan oleh PT Trimega Citra Nusantara beberapa waktu lalu.

Dalam penyelesaian kasus ini pihak Avenue atau pihak HRD PT Trimega Citra Nusantara, Yuliana Tambunan dan Marojohan Sitohang, meminta untuk dimediasi terlebih dahulu oleh dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar bersama eks karyawan Avenue.

“Mohon maaf untuk bapak ibu dalam hal ini sebagaimana aturan yang berlaku, maka kami meminta untuk di mediasi antara perusahaan dengan eks karyawan,” kata Yuli.

Namun hal tersebut ditolak oleh Kepala Seksi (Kasi) Syeker Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar, Muhlis. Pasalnya langkah mediasi dianggap telah selesai.

“Sebelumnya kami telah menyurati pihak perusahaan untuk melakukan mediasi bahkan Kami telah mengirimkan surat sebanyak tiga kali dan itu sudah mendapat balasan maka proses mediasi kami anggap telah selesai sebagaimana aturan yang ada,” tegas Muhlis.

Oleh sebab itu, Yuli meminta waktu untuk melakukan koordinasi kepada pihak Manajemen perusahaan untuk mengambil keputusan terhadap kasus tersebut.

Diketahui ketua komisi D, Sampara Sharif memberikan waktu selama tiga hari untuk melakukan koordinasi dengan catatan ijazah dari eks karyawan Avenue wajib dikembalikan.