Rapat Bamus DPRD Sulsel Sempat di Skorsing 15 Menit, Ini Penyebabnya

Rapat Badan Musyawarah yang digelar di DPRD Sulawesi Selatan terkait membahas jadwal pembahasan nota keuangan dan RAPBD sempat di skorsing selama 15 menit lama.

Rapat Badan Musyawarah yang digelar di DPRD Sulawesi Selatan terkait membahas jadwal pembahasan nota keuangan dan RAPBD sempat di skorsing selama 15 menit lama.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com –  Rapat Badan Musyawarah yang digelar di DPRD Sulawesi Selatan terkait membahas jadwal pembahasan nota keuangan dan RAPBD sempat di skorsing selama 15 menit lama.

Penyebabnya beberapa fraksi menolak rapat dilanjutkan tanpa kehadiran yang mewakili dari Gubernur Sulawesi Selatan, Nurdin Abdullah.

“Kami meminta rapat di pending saja. Karena tak ada yang mewakili gubernur,”ujar anggota Bamus dari Fraksi Golkar, Andi Tenri Sose, Kamis 22 November 2018.

Senada, Ketua Bamus dari Fraksi Demokrat Sulawesi Selatan, Nupri Basri mempertanyakan tanpa diwakili oleh gubernur, apakah sah atau tidak dalam tatib.

Sedangkan, anggota Bamus dari Fraksi Gerindra Sulawesi Selatan, Anas Hasan berkata lain. Ia meminta pimpinan rapat yang dipimpin oleh Irwan Hamid selaku Wakil Ketua Bamus dari Fraksi Ummat Bersatu untuk tetap melanjutkan rapat ini.

“Tidak ada aturan tanpa diwakili gubernur kalau ditunda . Saya minta dilanjutkan,”katanya.

Tak menunggu lama, Irwan pun meminta rplapat di skorsing hingga 15. Menit untuk ditunda sambil menunggu yang mewakili gubernur. Sejurus kemudian, Plt Asisten 1 Pemprov Sulsel, Salim hadir.

Persoalan baru muncul lagi. Ketika Anas Hasan mempertanyakan kepada Salim soal adanya larangan dari Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman bahwa OPD dilarang menghadiri rapat komisi untuk membahas anggaran.

Salim pun langsung memberi jawaban secara spontan. “Itu tidak benar. Itu hanya gorengan di koran”

Wartawan yang mencoba mengklarifikasi pernyataan Salim. Salim pun menghindar dan memberi jawaban yang mengambang.

Irwan mengatakan, untuk rapat pembacaan jawaban gubernur atas pandangan fraksi akan digelar pada Jumat besok tanggal 23 November yang akan dihadiri langsung Nurdin Abdullah. Kemudian tanggal 27 November pengesahan APBD 2019. (**)