Kadis Tenaga Kerja Sulsel Akui Ada Kegiatan di RKA Tanpa Melalui Mekanisme

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Selatan, Agustinus Appang.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Selatan, Agustinus Appang.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Sulawesi Selatan, Agustinus Appang tidak membantah bahwa ada program dalam rencana kerja anggaran (RKA) dalam nota keuangan dan ranperda tentang APBD 2019 tidak melalui mekanisme pembahasan.

“Ada kegiatan baru yang menurut kami tidak melalui proses pembahasan,”ujar Agustinus dalam rapat RKA di Komisi E Bidang Kesra, DPRD Sulawesi Selatan, Senin 26 November 2018.

Program yang dimaksud adalah Rencana Tehnis Satuan Pemukiman (RTSP) yang nilainya mencapai Rp 1 miliar.

“Ini tidak melalui musrembang. Saya juga tidak tahu kenapa bisa ada. Karena dokumen RKA diserahkan oleh TAPD ke kami sebagai OPD,”katanya.

Ia mengungkapkan, program itu semacam survei lokasi untuk penempatan transmigran.

“Saya minta ditiadakan saja dan dialihkan ke dana hibah. Apalagi program ini bukan lintas kabupaten hanya di Kota Palopo saja,”ucapnya.

Jika ini dipaksakan masuk, tentu berdampak pada total belanja di dinas tenaga kerja yang pada tahun 2019 diusulkan mencapai Rp 38 miliar. Yang terdiri dari dua item. Yaitu belanja langsung sekitar Rp 31 miliar dan belanja tidak langsung sekitar Rp 7 miliar.

Belanja langsung ada 8 program. Mengalami penurunan dibanding tahun 2018 sebesar Rp 6 miliar.

Merespon hal ini, Wakil Ketua Komisi E, Muh Rajab mengusulkan agar program yang dianggap tidak masuk dalam pembahasan sebaiknya diganti saja dengan program lain. Agar anggaran Rp 1 miliar itu tetap ada. Namun hingga berita ini diturunkan belum ada titik temu pembahasan.(**)