Imigrasi Parepare Sarankan PT Biota Laut Ganggang Pakai TKI

Kantor Imigrasi bertemu pihak Direksi PT Biota Laut Ganggang (BLG) perusahaan investasi terbesar sumber daya Rumput laut di dunia yang berada di Kabupayen Pinrang propinsi Sulawesi Selatan, Jumat 30 November 2018.

Kantor Imigrasi bertemu pihak Direksi PT Biota Laut Ganggang (BLG) perusahaan investasi terbesar sumber daya Rumput laut di dunia yang berada di Kabupayen Pinrang propinsi Sulawesi Selatan, Jumat 30 November 2018.

PAREPARE, DJOURNALIST.com – Maraknya tenaga kerja produktif dari kabupaten Pinrang dan sekitarnya yang kerap mengunjungi negara tetangga Malaysia mencari nafkah penghidupan tengah dicarikan jalan keluar baik oleh pemerintah dinas ketenagakerjaan, pemerintah Kabupaten dan instansi vertikal terkait seperti kantor Imigrasi Pare pare.

Menanggapi hal tersebut, Kantor Imigrasi bertemu pihak Direksi PT Biota Laut Ganggang (BLG) perusahaan investasi terbesar sumber daya Rumput laut di dunia yang berada di Kabupayen Pinrang propinsi Sulawesi Selatan, Jumat 30 November 2018.

Direktur Operasional PT BLG, Mr Chang didampingi Direktur Enginering, HRD Mr Rian berdiskusi dan sharing informasi di ruang Kerja Kepala Kantor Imigrasi Kelas II TPI Pare Pare, Noer Putera Bahagia, yang juga didampingi Kasi Inteldak, Indra Gunawan Mansyur.

Dalam pertemuan tersebut banyak hal yang dibahas dan menghasilkan rencana yang sangat positif dimana kakanim parepare meminta agar PT BLG menambah Tenaga Kerja lokal diakomodir oleh pihak perusahaaan.

” Saat ini kami sudah mempekerjakan sebanyak 500 orang tenaga kerja lokal di sekitar perusahaan, di samping juga tenaga kerja khusus ( punya spesifikasi teknis) anak anak daerah sekitar kerja di perusahaan kami, dulunya hanya belasan orang, sekarang sudah ada 500 orang, kami berterima kasih Kasi Inteldak Pak Indra sering memberikan masukan yang sangat berharga bagi kami untuk merekrut anak-anak muda di pinrang, sekarang tenaga teknis yang kami datangkan dari China hanya berjumlah 20 orang dan kami selalu melatih tenaga kerja lokal untuk juga bisa secara teknis merawat dan mempergunakan peralatan dengan baik,”jelas Mr Rian.

Sementara, menurut Mr Chang Direktur Operasional saat ini PT BGL menghasilkan karanggenan sebagai produk dasar dari sumber biota rumput laut yang terbesar di dunia.

Karanggenan ini adalah bahan untuk kosmetik, untuk minuman Asin seperti Yakult, beer dsb, juga sebagai bahan untuk pembuatan agar agar.

” Lahan pabrikan kami sangat luas sekitar 32 Ha, kapasitas produksi kami menghampiri 1200 ton rata-rata perbulan karanggenan, kami juga berinvestasi di bidang Pertanian dalam budidaya umbi (porang) sebagai bahan baku pembuatan produksi pabrikan makanan,
kami minta dukungan pemerintah, instansi terkaitan agar diberikan kami ruang berinvestasi dengan aman dan nyaman dan edukasi kami bila ada masalah perijinan yang perlu diperbaiki,”lanjut Mr.Chang di akhir kunjungannya ke Kantor Imigrasi Kelas II TPI Pare Pare.

Senada Kakanim Parepare Putra meminta kedepannya PT BLG segera merekrut di atas 1000 orang tenaga kerja lokal agar mereka cukup berada di daerahnya untuk bekerja tidak lagi berusaha menyeberang ke Nunukan dan ke Malaysia untuk mencari nafkah. (**)