Hari ini Ranperda APBD 2019 Sulsel Diserahkan ke Kemendagri

Ketua Koordinator Banggar DPRD Sulawesi Selatan, Ni'matullah.

Ketua Koordinator Banggar DPRD Sulawesi Selatan, Ni'matullah.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Ketua Koordinator Banggar DPRD Sulawesi Selatan, Ni’matullah menyebut hari ini Ranperda APBD 2019 diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri untuk dilakukan koreksi setelah disahkan dalam rapat paripurna pada pekan lalu

Jika hasil koreksi dari Kemendagri tak ada masalah. Berarti APBD 2019 berjalan dengan lancar.

“Hari ini nota keuangan Ranperda itu diserahkan ke Kemendagri. Yang menyerahkan adalah Tim Anggaran Pendapatan Daerah (TAPD) Pemprov Sulsel,”ujar Ni’matullah, Senin malam 3 Desember 2018.

Kemudian Ranperda itu ditembuskan ke Badan Pemeriksa Keuangan (BPK). Biasanya memakan waktu selama 12 hari.

“Setelah di rapat paripurnakan pekan lalu. Kami cek kembali nota keuangan itu. Apakah sudah sesuai KUA-PPS nya,”tutur Ketua Demokrat Sulsel ini.

Ni’matulah menambahkan, belajar dari pengalaman sebelumnya nota keuangan Ranperda yang diserahkan ke Kemendagri biasanya banyak yang dikoreksi lagi. Apakah program dalam satu bidang di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) nilainya terlalu besar sehingga perlu dirasionalkan.

“Semua ada ditangan Kemendagri. Namun demikian tidak berpengaruh pada nilai APBD yang sudah disahkan senilai Rp 9,89 Triliun itu,”katanya.

Diketahui, Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Mohammad Roem mengesahkan Perda Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 digelar di Gedung DPRD Sulawesi Selatan, Jalan A.P Pettarani, Kamis malam 29 November. Senilai Rp 9,89 Triliun.

Sebelum disahkan, Roem membacakan beberapa catatan terkait Rancangan APBD hasil pembahasan Badan Anggaran. (**)