Pembahasan Ranperda Retribusi Jasa Usaha Sudah Masuk Tahap Finalisasi

rapat dengar pendapat (RDP) dengan Bapenda di DPRD Sulawesi Selatan, Senin 7 Januari 2019.

rapat dengar pendapat (RDP) dengan Bapenda di DPRD Sulawesi Selatan, Senin 7 Januari 2019.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Sulawesi Selatan atas Perubahan Peraturan Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Nomor 1 Tahun 2012 tentang retribusi jasa usaha sudah memasuki tahap finalisasi.

Itu terungkap dalam rapat dengar pendapat (RDP) dengan Bapenda di DPRD Sulawesi Selatan, Senin 7 Januari 2019.

Ketua Pansus Retribusi Jasa Usaha DPRD Sulawesi Selatan, Irwan Patawari meminta Bapenda sebagai pengusul untuk memaparkan retribusi jasa usaha yang dimaksud dalam ranperda ini.

Misalnya saja retribusi pemakaian kekayaan daerah, retribusi penjualan usaha daerah, pelabuhan, tempat rekreasi olahraga, dan retribusi terminal.

“Bisa dijelaskan mengenai pasal per pasal. Tentang retribusi untuk tipe B.Yang tadinya dikelolah Pemerintah Kota kini kewenangannya oleh Pemprov,”ujar Irwan.

Sementara anggota Pansus Retribusi Jasa Usaha, Fachruddin Rangga menyoroti retribusi jasa usaha yang ada di pelabuhan. Dimana tarifnya berbeda yang dikelolah oleh Pelindo. Terkait tarif penumpang dan pengantar.

“Masa kami lagi sebagai penumpang masih dikenakan lagi tarif sebesar Rp 2.500,”katanya. (**)