Bupati Indah: Pengembangan Keagamaan Tanggung Jawab Pemerintah

LUWUUTARA, DJOURNALIST.com – Pengurus Lembaga Pembinaan dan Pengembangan Taman Kanak kanak Al Quran (LPPTKA) BKPRMI Kabupaten Luwu Utara menggelar Seminar Nasional Qur’anic Quantum Teaching, di Aula Lagaligo Kantor Bupati Luwu Utara, Sabtu 26 Januari 2019. (**)

Kegiatan tersebut diikuti sekitar 300 orang yang terdiri dari para Guru TPA, guru agama dan madrasah se-Luwu Utara.

Ketua pengurus wilayah BKPRMI Sulawesi Selatan, Hasid Hasan Palogai menyampaikan, Luwu Utara merupakan salah satu daerah yang Cukup menggembirakan terkait pengembangan pembinaan Al Quran.

“Kemauan para hadirin yang hadir di sini ditambah lagi dukungan pemerintah daerah yang jelas, sangat berdampak positif pada upaya untuk terus melakukan pembinaan al-quran.” ujarnya di hadapan para peserta seminar.

Kita berharap kedepan para guru mengaji tetap semangat untuk membumikan Al Quran di Luwu Utara, sebab Al Quran adalah solusi dan pemberi jalan keluar serta sebagai filter serangan pergaulan terhadap generasi muda.

Senada dengan hal tersebut Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani dalam sambutannya mengungkapkan, persoalan pengembangan keagamaan adalah tanggung jawab kita semua khususnya pembinaan Al Quran.

“Penting dan harus selalu kita ingat, tugas kita bukan hanya menammatkan anak-anak di TPA, tapi bagaimana mengajak mereka bahkan orang di sekeliling kita untuk tetap membaca Al Quran,” pesannya kepada para peserta seminar.

“Sekarang telah kita kaji, bagaimana sebelum adzan, yang mengaji di masjid itu bukan lagi radio, melainkan lantunan oleh anak-anak murid TPA ataupun remaja masjid,” pintanya.

“Tidak ada arti kekuasaan yang kita miliki bilamana kita tidak mampu berpihak pada agama kita, sehingga mari kita hadirkan tempat atau sekolah lenghafal Al Quran di seluruh wilayah,” tutup Bupati Indah. (**)