Nurdin Abdullah Paparkan Kemudahan Ekspor, Investasi, dan Perizinan Usaha di Sulsel

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) HM Nurdin Abdullah, memaparkan kemudahan ekspor, investasi dan perijinan semua usaha di depan Gubernur Bank Indonesia (BI). Iapun menyampaikan beberapa keberhasilan yang telah dicapai bersama Andi Sudirman Sulaiman, sejak dilantik 5 bulan lalu.

Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) HM Nurdin Abdullah, memaparkan kemudahan ekspor, investasi dan perijinan semua usaha di depan Gubernur Bank Indonesia (BI). Iapun menyampaikan beberapa keberhasilan yang telah dicapai bersama Andi Sudirman Sulaiman, sejak dilantik 5 bulan lalu.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) HM Nurdin Abdullah, memaparkan kemudahan ekspor, investasi dan perijinan semua usaha di depan Gubernur Bank Indonesia (BI). Iapun menyampaikan beberapa keberhasilan yang telah dicapai bersama Andi Sudirman Sulaiman, sejak dilantik 5 bulan lalu.

“Bapak Gubernur BI, kami bersama seluruh jajaran pemerintahan dan stakeholder yang ada di Sulawesi Selatan, kita terus mendorong komoditi unggulan kita,” ujarnya, saat peresmian gedung baru BI di Makassar, Jumat 1 Februari 2019.

Nurdin Abdullah menuturkan, Indonesia pernah merasakan krisis di tahun 1998. Tapi Sulsel menikmati krisis tersebut, karena harga sejumlah komoditi melambung, seperti coklat dan kopi.

“Saya kira menjadi tantangan kita semua, karena coklat adalah keunggulan kita, tapi yang penting kita harus dorong untuk menjadi keunggulan Indonesia. Dan saya ingin menyampaikan kepada Bapak Gubernur BI, bahwa dengan dana desa yang dikucurkan pemerintah atas kebijakan Bapak Jokowi itu memberikan dampak yang sangat luar biasa,” terangnya.

Nurdin Abdullah juga menyampaikan, kemandirian desa sudah mulai kelihatan. Mulai dari inovasi hingga program infrastruktur.

“Alhamdulillah kami di provinsi sudah siapkan Rp 300 miliar untuk keuangan daerah dan segera menyusul anggaran kami selanjutnya. Tapi tidak ada alasan bahwa dengan berkurangnya dana alokasi khusus ini akan menghambat program infrastruktur kita,” katanya.