Bupati Indah Butuh Orang Tangguh di Seko

Bupati Indah memberikan sambutan di acara Lepas Sambut Camat Seko, Selasa (5/2) kemarin.

Bupati Indah memberikan sambutan di acara Lepas Sambut Camat Seko, Selasa (5/2) kemarin.

SEKO, DJOURNALIST.com – Kecamatan Seko dikenal sebagai salah satu dari tiga kecamatan di Luwu Utara yang letaknya di ketinggian alias di pegunungan.

Tingginya 1.109 di atas permukaan laut. Meski terpencil dan letaknya di pegunungan, tetapi Seko merupakan kecamatan terluas di Luwu Utara yakni 2.109,19 km². Jaraknya 142 km dari ibukota kabupaten, Masamba, tetapi ditempuh dalam waktu dua hari lewat darat, mengingat medan yang begitu berat.

Melihat kondisi geografis tersebut, maka tidak salah ketika Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, membutuhkan orang-orang yang tangguh untuk menduduki jabatan camat di wilayah tersebut.

“Seko ini sangat luas. Untuk itu, kita butuh orang-orang yang tangguh di Seko. Dan camat lama sudah membuktikan ketangguhannya,” ujar Indah saat memberikan sambutan di acara Lepas Sambut Camat Seko, Selasa (5/2) kemarin.

Acara lepas sambut, kata Indah, adalah kegiatan yang penting dalam rangka memperkenalkan kepada masyarakat bahwa ada pergantian pejabat di kecamatan agar masyarakat tahu bahwa camat lama ke mana dan camat baru siapa.

“Kita tahu bersama bahwa pembangunan itu terus berkelanjutan, sehingga kita berharap hal baik yang telah dilakukan camat lama dapat terus dipertahankan, bahkan di tingkatkan oleh camat baru,” jelas Indah.

Sementara camat lama, Ari Setiawan, dalam sambutannya berharap kepada seluruh masyarakat Seko untuk mendukung camat yang baru, sehingga pelayanan tetap berjalan dengan baik.

“Saya atas nama pribadi dan keluarga memohon pamit. Jika ada ucapan maupun perbuatan kami yang kurang berkenan kami mohon maaf karena apa yang kami lakukan semata-mata untuk kebaikan masyarakat Seko,” tambahnya

Di tempat yang sama, Camat Seko yang baru, Akbal Ali, dalam sambutannya berharap penuh pada dukungan masyarakat Seko agar ia bisa membangun Seko yang lebih baik ke depan, dan yang terpenting ia dapat menjalankan amanah yang diberikan.

“Yang manis tolong jangan cepat ditelan, dan yang pahit jangan cepat dimuntahkan. Mari kita bersama-sama membangun Seko yang kita cintai ini,” harapnya. (HMS)