Roem Berharap Pemprov Sulsel Serius Bahas RPJMD

Ketua DPRD Sulsel, Mohammad Roem.

Ketua DPRD Sulsel, Mohammad Roem.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Ketua DPRD Sulawesi Selatan, Mohammad Roem berharap Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan lebih serius membahas Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD tahun 2018-2023 bersama Pansus RPJMD di DPRD Sulawesi Selatan. Pasalnya dalam dokumen tersebut terdapat kesalahan tehnis sementara RPJMD merupakan gambaran visi dan misi Gubernur dan Wakil Gubernur, Nurdin Abdullah-Andi Sudirman Sulaiman selama lima tahun kedepan.

“Dokumen ini tidak boleh dianggap sepele. Harus lebih hati-hati,”ujar Roem disela-sela rapat pansus RPJMD, Rabu 6 Februari 2019.

Pasalnya kata dia, ada beberapa bagian dalam dokumen itu dicetak ulang. Lupa dihilangkan. Terkesan hanya copy paste dari RPJMD mantan Gubernur Sulawesi Selatan, Syahrul Yasin Limpo (SYL).

“Misalnya saja ada kata SYL dalam dokumen itu. Ada pula kecamatan masih tercatat 14 padahal sudah 15 kecamatan di Makassar,”katanya.

Selain itu, Roem berharap minimnya memasukkan potensi kemaritiman. Padahal Sulsel termasuk daerah perikanan dan kelautan.Begitupala bagaimana mengatasi maraknya tambang liar di Kabupaten Takalar.

“Ini semua yang perlu diperhatikan dalam dokumen RPJMD itu,”tutur politisi dari Partai Golkar ini.

Senada, Anggota Pansus RPJMD dari Fraksi Partai Demokrat, Andi januar Jaury Dharwis menambahkan, dalam dokumen RPJMD itu, pihaknya menyeroti program rest area. Dimana dalam program itu dinilai tidak produktif.

“Tadi kami soroti program rest area itu. Karena dianggap kurang produktif. Tapi sudah tuntas setelah kami beri masukan,”katanya.