Ikut Gerakan Penanaman 30 Ribu Pohon, Adnan: Mari Jaga Alam Kita

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan Bersama Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malaganni dan Dandim 1409 Gowa, Nur Subekhi, melakukan gerakan penanaman 30 ribu pohon yang diselenggarakan oleh pemerintah Kecamatan Pattallassang, Minggu (17/2).

Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan Bersama Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malaganni dan Dandim 1409 Gowa, Nur Subekhi, melakukan gerakan penanaman 30 ribu pohon yang diselenggarakan oleh pemerintah Kecamatan Pattallassang, Minggu (17/2).

GOWA, DJOURNALIST.com – Bupati Gowa, Adnan Purichta Ichsan Bersama Wakil Bupati Gowa, Abdul Rauf Malaganni dan Dandim 1409 Gowa, Nur Subekhi, melakukan gerakan penanaman 30 ribu pohon yang diselenggarakan oleh pemerintah Kecamatan Pattallassang, Minggu (17/2)

Adnan mengatakan, penanaman pohon ini sangat baik untuk mempertahankan kondisi alam. Menurutnya, semua masyarakat harus memiliki komitmen dalam menjaga suatu lingkungan khususnya tidak menebang pohon sembarangan.

” Saya tentunya sangat mengapresiasi kegiatan penanaman seperti, karena menanam pohon berarti kita memikirkan masa depan suatu daerah,” ungkapnya.

Selain itu, Adnan menghimbau agar gerakan tersebut tidak berhenti sampai disini, namun diharapkan semua kecamatan bisa menerapkannya di daerahnya masing-masing terutama yang memiliki daerah pegunungan yang gundul.

“Saya mau ini tidak berhenti, tetapi kecamatan lain bisa mengikutinya. Serta setelah melakukan penanaman itu, kita harus memastikan pohon ini tumbuh dengan baik, jadi marilah kita bersama-sama menjaga alam kita, karena dengan dijaganya alam ini maka alampun akan ikut menjaga kita,” harap orang nomor satu di Gowa itu.

Sementara itu, Camat Pattallassang melaporkan, pelaksanaan ini dilakukan di delapan titik desa lingkup Kecamatan Pattallassang yakni Desa Timbuseng, Desa Borongpalala, Desa Sunggumanai, Desa Pallantikang, Desa Panaikang, Desa Paccellekeng, Desa Jenemadinging, dan Desa Pattallassang.

Tak hanya itu, pihaknya juga menyebutkan jenis pohon yang ditanam seperti bibit pohon kayu mahoni, bibit pohon kayu ketapang kencana, bibit pohon jabon merah, bibit pohon asam jawa, bibit pohon bambu kuning, bibit pohon kayu hitam/eboni, dan bibit pohon kayu samarinda.

“Semua serentak dilakukan oleh masyarakat pada delapan desa ini, jadi masyarakat tidak hanya menanam tetapi harus memeliharanya karena hasilnya nanti akan diambil oleh masyarakat itu sendiri,” bebernya.

Kegiatan ini turut dihadiri Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Holtikultura, Kepala Dinas PMD, Kabag Humas, Kabag Protokol, dan beberapa kelompok masyarakat. (Rilis)