Bupati Kaswadi Hadiri Launching Buku dan Seminar di SMAN 5 Soppeng

SOPPENG, DJOURNALIST.com – Bupati Soppeng Kaswadi Razak menghadiri sekaligus membuka acara launching buku dan seminar Rohis SMA Negeri 5 Soppeng di Ruang Pola Kantor Bupati Soppeng, Sabtu 13 April 2019.

Laporan Ketua Panitia Dzulfakar Syaifullah mengucapkan terima kasih kepada Pemkab Soppeng dalam hal ini Bupati Soppeng yang telah memberikan masukan dan membantu sehingga terlaksananya acara yang bertemakan “Nyatakan Islam dengan Karya dan Kharisma Nyata”.

“Dalam acara launching buku novel dan cerpen ini penulisnya hadir ditengah-tengah kita yaitu Husnul Raja dan Andi Azzahra Ainun Paimas P, keduanya adalah siswi dari SMA Negeri 5 Soppeng,” kata Dzulfakar.

Judul Novel adalah “Special Coincidental” dan Judul Buku Kumpulan Cerpen adalah “GWS Hati, Gowes Hijriah, OTW Surga”.

Sementara sambutan dari Penulis senior yang juga sekaligus sebagai narasumber pada acara tersebut, Dr. Thamrin Paelori, M.Pd mengatakan bahwa kegiatan ini sangat istimewa, karena Bupati Soppeng hadir.

“Ini membuktikan bahwa kecintaan dan kepedulian bapak bupati terhadap dunia pendidikan dan menulis sangat luar biasa. Terima kasih kepada bapak bupati dan semoga kedepan Kab. Soppeng tetap maju dan berkembang terutama dunia pendidikannya,” sambungnya.

Kepala UPT SMAN 5 Soppeng, Dra.Hj.Fatmawati, M.Pd berterima kasih yang tak terhingga kepada bapak bupati Soppeng, atas kesempatan dan bantuan yang diberikan sehinga acara tersebut dapat terlaksana.

“Acara ini awalnya kami susun sesedarhana mungkin, akan tetapi berkat support dari bapak bupati, sehingga launching ini dapat dilakukan dengan meriah,” timpal Dra.Hj.Fatmawati.

Sementara itu Bupati Soppeng Kaswadi Razak menyebutkan kita patut bersyukur dengan dilaksanakannya acara ini.

“Adanya anak-anak kita yang sudah bisa menjadi penulis dan hari ini kita semua hadir pada acara Launching Buku dan juga Seminar Kepemudaan. Pengalaman hidup akan membuat kita menjadi dewasa. Dalam menjalani hidup ini yang paling penting adalah bagaimana kita bisa ikhlas dan yakinkan kepada diri kita bahwa ada potensi dalam diri kita masing-masing yang harus kita kembangkan,” tutup Kaswadi. (**)