Atlet Porda Parepare Terima Bonus dari Pemkot

PAREPARE, DJOURNALIST.com – Pemerintah Kota Parepare resmi menyerahkan dana pembinaan atau bonus bagi atlet dan pelatih peraih medali di PORDA XVI/2018 Sulsel di Pinrang, Senin (13/5/2019) di Barugae Rujab Walikota Parepare.

Penyerahan dilakukan secara simbolis oleh Wakil Wali Kota Parepare H Pangerang Rahim yang mewakili Walikota.

Sebanyak 154 Atlet Parepare meraih 23 medali emas, 11 perak, 19 perunggu, serta menembus peringkat lima sesuai target wali kota dan KONI.

Dana bonus yang dibagikan senilai total Rp688 juta. Dengan rincian peraih medali emas perorangan Rp15 juta setiap atlet, perak Rp5 juta per atlet, dan perunggu Rp2 juta per atlet.

Wakil Wali Kota Parepare, Pangerang Rahim mengapresiasi capaian prestasi atlet Parepare di PORDA 2018. Secara khusus kata dia, atlet yang berhasil mendulang medali di antaranya balap sepeda yang menjadi cabang olahraga juara umum di PORDA.

“Semoga prestasi olahraga Parepare terus berjaya pada event-event berikutnya,” harap Pangerang.

Lanjut Pangerang menuturkan, Pemkot akan terus memberi perhatian kepada atlet. Atlet pun diminta tetap memperkuat Parepare untuk berbagai event olahraga ke depan.

“Perbanyak kalender turnamen olahraga di Parepare. Jalin sinergitas dengan berbagai pihak untuk mendukung olahraga Parepare,”tutur Pangerang.

Sementara, Ketua KONI Parepare Parman Farid mengapresiasi Pemkot yang sudah menunjukkan perhatian serius terhadap olahraga di Parepare.

Parman mengulas soal alasan kenapa bonus bagi atlet peraih emas jauh lebih besar dibanding perak dan perunggu.

“Saya ambil perbandingan saat Asian Games, pemerintah memberikan bonus sebesar Rp1,5 miliar kepada atlet peraih emas. Lalu Rp500 juta atlet peraih perak dan Rp250 juta peraih perunggu. Sedangkan Makassar Rp25 juta emas, Rp15 juta perak, dan Rp10 juta perunggu,”jelas Parman.

Penghargaan peraih emas harus tinggi karena yang menentukan peringkat di PORDA adalah raihan emas.
 
Parman menekankan, pemberian bonus atlet di setiap daerah di Sulsel hampir kurang lebih sama Parepare, kecuali Makassar yang lebih tinggi.

Dia menyebut pencairan bonus itu memang membutuhkan proses panjang, namun atlet Parepare cukup dewasa menyikapi.

Tantangan ke depan, lanjut Parman, akan lebih berat di PORDA 2022 di Sinjai dan Bulukumba. 

“Banyak atlet kita tidak bisa lagi berlaga di PORDA karena terpilih jadi atlet Pra PON dan PON. Pengurus cabang olahraga harus perhatikan ini, agar lebih serius mempersiapkan atletnya,” ingat Parman.

Dia berharap agar perhatian Pemkot yang besar terhadap olahraga, dapat diporsir dan dikawal untuk PORDA 2022 mendatang. 

Penyerahan bonus dihadiri Wakil Ketua DPRD Parepare yang juga Ketua Dewan Kehormatan KONI Parepare Rahmat Sjamsu Alam, Plt Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (DKOP) Amarun Agung Hamka, Forkopimda, pengurus KONI, Pengcab, para atlet, pelatih, dan orang tua atlet. (**)