Pemkot Parepare Beri Limit Waktu Eks Kadinkes kembalikan Kerugian Daerah

PAREPARE, DJOURNALIST.com – Pemerintah Kota Parepare memberi limit waktu pengembalian kerugian daerah terkait raibnya anggaran Dinas Kesehatan Parepare yang mencapai  Rp2,9 miliar yang melibatkan oknum mantan Kadinkes Parepare Muh Yamin.

Hal itu, menyusul keluarnya hasil sidang yang dilakukan tim Perbendaharaan Tuntutan Ganti Rugi (TP-TGR) bentukan Pemerintah Kota Parepare.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Parepare Iwan Asaad mengatakan, pengembalian anggaran dinkes ke kas negara, wajib dilakukan oleh pihak terkait.

Sesuai kebijakan Wali Kota Parepare HM Taufan Pawe, tambah Iwan, oknum bersangkutan wajib mengembalikan angaran yang telah disalah gunakan berdasarkan hasil sidang yang telah digelar tim TP-TGR. 

“Pengembalian seluruh anggaran yang disalahgunakan, berbatas waktu. Terkait batas waktunya, silahkan tanyakan ke Ketua Majelis TP-TGR,” tegasnya Iwaan, yang juga menjabat Plt Kadiskes Parepare.

Iwan menegaskan, jika dalam jangka waktu yang telah ditentukan oknum belum melakukan pengembalian, maka langkah akhir yang akan ditempuh pemkot, akan menggandeng jaksa pengacara negara untuk melakukan penagihan. 

“Dalam hal ini Kejaksaan Negeri Parepare,”tegas dia.

Sementara, Ketua Majelis TP-TGR yang juga Kepala Inspektorat Parepare Muh Husni Syam mengatakan, pengembalian kerugian daerah oleh oknum mantan Kadiskes Parepare berbatas hingga dua tahun. 

“Itu sudah ketentuan sesuai dengan aturan pengembalian kerugian daerah,”bebernya.

Diketahui, pasca kisruh anggaran Dinkes, mantan Kadiskes Yamin dimutasi sebagai Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia pada Januari lalu.

Raibnya miliaran rupiah anggaran Dinkes Parepare saat masih di Pimpin Muh Yamin, yang juga pernah menjabat Kadiskes Kabupaten Enrekang, bermula dari kisruh jasa petugas Call Centre 112 yang tidak terbayar pada triuwulan keempat tahun 2018 lalu sebesar Rp400 juta, selain dana operasional enam puskesmas di Parepare. (**)