Tak Dilantik sebagai Anggota Dewan Makassar Periode 2019-2024 Gaji Tersangka Narkoba Tertahan

49 dari 50 anggota dewan Makassar periode 2019-2024 melakukan proses sumpah saat dilantik menjadi anggota dewan yang baru, Senin 9 September 2019.

49 dari 50 anggota dewan Makassar periode 2019-2024 melakukan proses sumpah saat dilantik menjadi anggota dewan yang baru, Senin 9 September 2019.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com  –  Pelaksana tugas (Plt) Sekwan DPRD Makassar, Andi Sadly mengatakan, pihaknya tidak akan memberikan gaji Rachmat Taqwa Quraisy sebagai anggota DPRD Makassar periode 2019-2024 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pasalnya yang bersangkutan tidak menghadiri pelantikannya yang digelar siang tadi.

“Gajinya tentu tidak akan kami berikan. Karena dia (Rachmat) belum sah menjadi anggota dewan,”ujar Sadly ketika dihubungi Djournalist.com, Senin malam, 9 September 2019.

Gaji akan diberikan, setelah Rachmat dilantik. Rencananya DPRD Makassar akan melakukan pelantikan susulan. “Kami menunggu saja kapan dia mau dilantik. Karena sampai saat ini tak ada penyampaian ke kami. Bahkan istrinya yang hadir pada saat pelantikan anggota dewan baru tidak berkata apa-apa ke kami,”katanya.

Sebelumnya, 49 dari 50 anggota dewan Makassar terpilih periode 2019-2024 resmi dilantik. Dalam pelantikan itu Rachmat tak hadir. Hanya diwakili oleh istrinya.

Diketahui, Rachmat sebagai salah satu dari 50 anggota DPRD Makassar terpilih periode 2019-2024 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP). Pada Pemilihan Umum, dia mengumpulkan 4.432 suara dan ditetapkan mewakili daerah pemilihan Makassar II, meliputi Kecamatan Kepulauan Sangkarrang, Wajo, Ujung Tanah, Tallo, dan Bontoala.

Dia ditangkap di kediamannya, Jalan Barukang Kecamatan Ujung Tanah Makassar, Selasa, 20 Agustus lalu karena menggunakan narkoba jenis sabu. Bahkan Polrestabes Makassar sudah menetapkannya sebagai tersangka.