Komisi Bidang Kesra Dewan Sulsel Bahas Nasib Serikat Pekerja Pelaut

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Komisi E Bidang Kesra DPRD Sulsel menggelar Rapat pembahasan terkait surat DPD Serikat pekerja pergerakan pelaut indonesia Provinsi Sulsel.

Rapat tersebut dipimpin langsung oleh H. Ince Langke selaku Wakil Ketua II dan didampingi oleh Kepala dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulsel, Sukraf S. Latief yang mewakili Gubernur selain itu juga dihadiri oleh Kepala Dinas ketenagakerjaan Prov. Sulsel.

Dalam rapat tersebut didapatkan kesimpulan bahwa DPRD Provinsi Sulsel memberikan waktu selama kurang lebih 1 bulan kepada dinas tenaga kerja untuk memfasilitasi dalam penyelesaian tuntutan teman-teman serikat pekerja pelaut dan akan diundang kembali setelah itu untuk mendengarkan sejauh apa progresnya dan hasilnya.

Pada kesempatan ini, anggota komisi E asal fraksi Golkar, Andi Debbie Purnama Rusdin mempertanyakan Dinas terkait karena kurang sigap mencari solusi terkait laporan pekerja pelaut.

Menurutnya, Dewan menindak lanjut apa yang menjadi kelurahan pada pekerja pelaut sehingga dilakukan rapat untuk mencari solusi.

“Saya ingin mempertanyakan tentang pengaduan serikat pelaut. Hari ini pertemuan menindak lanjut. Dimana mereka serikat laut ke Disnaker provinsi, tapi tak digubris,”ujar Andi Debbie, Selasa 14 Januari 2020.

Sedangkan Ketua Komisi E DPRD Sulawesi Selatan Ince Langke menambahkan, rapat ini digelar sebagai tindak lanjut aspirasi dari serikat pekerja pelaut. Karena mereka merasa hak dan kewajibannya tidak terpenuhi.

“Misalnya saja suranai kecelakaan kerrja dan gajinya tidak sesuai UMK,”katanya.

Makanya kata dia, Dinas Tenaga Kerja Sulawesi Selatan diundang untuk memberikan penjelasan.

Sedangkan Kepala Bidang Hubungan Industrial dan Jaminan Sulsel Disnaker Sulawesi Selatan, Akhryanto mengatakan, pihaknya menunggu salam pedoman serikat pekerja. Saat ini sudah dalam tahap peraturan menteri.

“Pembagian kewenangan antara perhubungan laut dan dinas tenaga kerja,”jelasnya. (***)