Ranperda Pelestarian dan Pemajuan Kebudayaan Tak Benda Masuk Tahap Finaliasi

Anggota DPRD Sulawesi Selatan Andi Syarifuddin Patahuddin menyatakan ranperda pelestarian dan pemajuan kebudayaan tak benda sedang dalam finalisasi pembahasan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan bersama DPRD.

Anggota DPRD Sulawesi Selatan Andi Syarifuddin Patahuddin menyatakan ranperda pelestarian dan pemajuan kebudayaan tak benda sedang dalam finalisasi pembahasan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan bersama DPRD.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Anggota DPRD Sulawesi Selatan Andi Syarifuddin Patahuddin menyatakan ranperda pelestarian dan pemajuan kebudayaan tak benda sedang dalam finalisasi pembahasan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Selatan bersama DPRD.

“Perda itu sangat penting karena akan mengetahui benda-benda yang dimiliki oleh daerah ini sehingga tak diklaim daerah lainnya,”ujar Syarifuddin, Rabu 12 Februari 2020.

Setelah dilakukan finaliasi hasil kajian akademiknya, selanjutnya akan diserahkan ke Kementerian Dalam Negeri.

Sementara anggota pansus ranperda pelestarian dan pemajuan kebudayaan tak benda, John Rende Mangontan mengusulkan sebelum ditetapkan menjadi perda, sebaiknya dipikirkan pula dari segi pendapatannya. Apalagi, di daerah ini memiliki suka dan kebudayaan yang beranekaragam.

“Misalnya rumah tongkonan yang ada di Kabupaten Tana Toraja. Untuk dapat bernilai pendapatan dapat dibuatkan cerita dan makna dari rumah ada tersebut,”tutur politisi dari Fraksi Golkar ini.

Turut hadir dalam kegiatan ini dinas pariwisata dan budaya Pemprov Sulsel, biro hukum, kementerian hukum dan Ham, dan balai pelestarian nilai budaya Sulsel.