Pj Walikota Makassar Jelaskan Persiapan Pemberlakuan PSBB di Makassar

Pejabat sementara Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb.

Pejabat sementara Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Pj Walikota Makassar Iqbal Suhaeb menjelaskan persiapan pembatasan sosial berskala besar (PSBB) Kota Makassar, untuk menekan penyebaran virus corona (covid-19).

Jika mengacu pada Pasal 4 PMK Nomor 9 Tahun 2020 maka Pemkot Makassar harus menyiapkan data peningkatan jumlah kasus menurut waktu disertai dengan kurva epidemiologi.

Kemudian, penyebaran kasus menurut waktu dilengkapi dengan peta penyebaran menurut waktu, dan kejadian transmisi lokal disertai dengan hasil penyelidikan epidemiologi yang menyebutkan telah terjadi penularan generasi kedua, dan ketiga.

“Data sementara disusun oleh Bappeda,” kata Iqbal Suhaeb.

Selain melengkapi data-data tersebut, Iqbal menjelaskan, Pemkot Makassar harus memperhatikan kesiapan pada aspek ketersediaan kebutuhan hidup dasar rakyat, sarana dan prasarana kesehatan, anggaran dan operasionalisasi jaring pengaman sosial, serta aspek keamanan.

Iqbal Suhaeb, pemberlakuan PSBB di Makassar selama 14 hari. Dapat diperpanjang sesuai perkembangan situasi dan kondisi yang ada.

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kota Makassar, saat ini ketersediaan pangan Makassar dalam kondisi stabil. Stok mencukupi hingga Oktober 2020.

Makassar memiliki 100 ton cadangan pangan di Bulog yang bersumber dari APBN untuk tanggap darurat bencana. 10 Ton cadangan pangan yang bersumber dari APBD Kota Makassar juga ada di Bulog.

Jika PSBB diberlakukan di Kota Makassar maka akan ada enam cakupan pemberlakuan, yakni peliburan sekolah dan tempat kerja, pembatasan kegiatan keagamaan, pembatasan kegiatan di tempat atau fasilitas umum. (**)