Berikut Larangan Selama Penerapan PSBB di Makassar Berlangsung

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar, Ismail Hajiali

Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar, Ismail Hajiali.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com  –  Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Makassar, Ismail Hajiali menjelaskan sejumlah poin penting yang diatur dalam rancangan Peraturan Wali Kota (Perwali) penerapan PSBB.

Aktifitas diluar rumah seperti penutupan sekolah dan siswa diminta belajar dari rumah, proses bekerja di batasi dan diganti bekerja di rumah, tempat ibadah ditutup sementara namun dibolehkan memutar Adzan di Masjid dan membunyikan lonceng di Gereja.

Penghentian sementara aktiftas penduduk di tempat atau fasilitas umum dengan audiens diatas lima orang, penghentian sementara aktifitas sosial budaya yang menimbulkan kerumunan orang.

Pembatasan penggunaan moda transportasi untuk pergerakan orang dan barang. Warga yang beraktiftas di luar rumah wajib menggunakan masker.

“Ujicoba pemberlakuan PSBB akan dimulai Selasa – Kamis 21 hingga 23 April 2020 dan penindakan secara resmi mulai hari Jumat 24 April 2020 selama dua minggu kedepan. PSBB ini dapat diperpanjang jika dianggap perlu,” kata Ismail, Sabtu 18 April 2020.

Untuk moda transportasi, Kadis Kominfo Makassar ini menjelaskan, moda udara, darat dan laut yang sifatnya umum dan pribadi tetap berjalan dengan pembatasan jumlah penumpang hanya lima puluh persen dengan menerapkan jarak aman antar penumpang.

“Untuk kendaraan roda dua baik umum dan pribadi dilarang membawa penumpang selain barang,” jelasnya.

Sementara untuk aktifitas pekerjaan pemenuhan kebutuhan pokok lanjut Ismail ada pengecualian. “Juga  untuk aktifitas pekerjaan di sektor kesehatan, energi, komunikasi dan teknologi informasi, media cetak dan elektronik maupun online, keuangan, perbankan dan sistem pembayaran, logistik, perhotelan, konstruksi, industri strategis, pelayanan dasar, utilitas publik dan industri yang ditetapkan sebagai obyek vital nasional, dan obyek tertentu,” jelasnya.

Untuk fasilitas umum pemenuhan kebutuhan dasar sehari hari menurut Ismail tetap dinyatakan di buka. “Beberapa fasilitas umum yang tetap buka dengan menerapkan Physical Distancing yakni rumah sakit, puskesmas dan fasilitas kesehatan lainnya. Pasar rakyat, toko swalayan berjenis minimarket, supermarket, perkulakan dan toko khusus baik yang berdiri sendiri maupun yang berada di pusat perbelanjaan,”katanya.

Lebih lanjut Ismail mengatakan, toko atau warung kelontong, jasa binatu atau laundry, toko bangunan serta toko ternak pertanian bisa dibuka.

Begitupun Untuk usaha penyedia makanan dan minuman dilakukan dengan sistem dibungkus atau Take Away. Pembangkit listrik, layanan air minum, bank, kantor asuransi, ATM, dan layanan sistem pembayaran.

Lalu, penyedia layanan internet, Media Massa, distributor bahan bakar, minyak, gas, bensin, apotik serta toko peralatan medis,dan layanan ekspedisi barang.

Selama Pemberlakuan PSBB setiap orang wajib menerapkan prilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). “Pelanggaran terhadap pelaksanaan PSBB akan dikenakan sanksi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, termasuk sanksi administrasi dan sanksi pidana” jelasnya.

Bagi warga yang ingin mendapatkan informasi lebih lanjut diminta untuk mengakses website infocorona.makassar.go.id, menghubungi call center 112 serta Hotline Dinas Kesehatan 0852 5587 5751, 0811 468 894. Sementara itu, terkait jaminan sosial disiapkan hotline dengan nomor 0821 5745 5351, 0821 5745 5350.