Edi Manaf Keluhkan Pelayanan Petugas Disinfektan Bantaeng

Anggota DPRD Sulsel Edi Manaf ketika berada di gerbang disinfektan Kabupaten Bantaeng yang berlokasi di rest area Desa Bonto Jai, Kecamatan Bisappu batas Bantaeng -Jeneponto, Ahad 19 April 2020.

Anggota DPRD Sulsel Edi Manaf ketika berada di gerbang disinfektan Kabupaten Bantaeng yang berlokasi di rest area Desa Bonto Jai, Kecamatan Bisappu batas Bantaeng -Jeneponto, Ahad 19 April 2020.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com  –  Anggota DPRD Sulawesi Selatan Edi Manaf mengeluhkan pelayanan petugas disinfektan Kabupaten Bantaeng. Pasalnya, ia mengaku mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan. Walau kemudian Bupati Bantaeng Ilham Syah Azikin sudah meminta maaf kepadanya.

“Benar, saya mendapat perlakuan yang kurang menyenangkan. Saya dicaci dengan kata kotor dan mobil saya pun di pukul,”ujar Edi ketika dihubungi Djournalist.com, Senin 20 April 2020.

Menurutnya, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 15.30 WITA di gerbang disinfektan Kabupaten Bantaeng yang berlokasi di Rest Area Desa Bonto Jai, Kecamatan Bisappu batas Bantaeng -Jeneponto, Ahad 19 April 2020.

Saat itu ia hendak menuju ke kampung halamannya di Kabupaten Bulukumba. Karena sebelumnya berada di rumah koleganya sesama anggota DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi PAN yakni Syamsuddin Karlos.

“Saat tiba di TKP ada penyemprotan disinfektan. Mobil saya sudah disemprot. Saat itu didalam mobil saya bertiga. Tiba-tiba ada ibu-ibu teriak meminta pengendara untuk turun dari kendaraan, saya pun turun. Saya hanya meminta kepada mereka untuk ikuti protap tapi mereka tidak menerima,”kenang Edi.

Adu mulut pun terjadi, namun ia lebih memilih mengalah. Terlebih saat itu ada petugas dari TNI dan polisi yang melerai. Sehingga ia pun melanjutkan perjalanannya ke Kabupaten Bulukumba.