Dewan Makassar Sebut Pj Wali Kota Tak Punya Wibawa dalam Menerapkan PSBB

Anggota DPRD Makassar dari Fraksi PDI Perjuangan Anton Paul Goni

Anggota DPRD Makassar dari Fraksi PDI Perjuangan Anton Paul Goni

MAKASSAR,DJOURNALIST.com  –  Anggota DPRD Makassar dari Fraksi PDI Perjuangan Anton Paul Goni menilai Pj Wali Kota Makasar Iqbal Suhaeb tidak tegas dalam melakukan penindakan terhadap beberapa dunia usaha yang dilarang beraktifitas selama PSBB.

“Seperti Agung dan Bintang, dan tempat-tempat yang membandel yang tidak menunjukan sikap taat,”ujar Anton melalui pesan WhatsApp, Selasa 5 Mei 2020.

Lanjut Anton, ini menunjukan kegagalan sosialisi, edukasi, dan pengawasan dari PJ Wali Kota. Bahkan ada kesan di masyrakat bahwa tempat-tempat yang masih buka di back up oleh oknum tertentu.

“Sehingga berani tetap membuka usaha. Saran saya jika tetap membandel segera cabut izin usaha dari usaha yang telah di beri peringatan untuk tutup selama PSBB,”katanya.

Menurutnya untuk membuat efek jera dan juga membuat masyarakat merasa ada keadilan dalam penegakan aturan yang telah berlangsung. “Jangan tumpul kekalahan tertentu sementara tajam di kalangan bawah,”ucapnya

Ia menambahkan,PJ Wali Kota seperti tidak dapat memanage dengan baik karena PSBB tidak diikuti dengan kesiapan dan keteraturan. “Sehingga berjalan tidak sesuai yang diharapkan, dimana-mana keliatan dengan kasat mata , pelanggaran ini terjadi,”tutur Anton

Pj Wali Kota kata dia, tidak punya wibawa dalam memimpin kota Makassar. “sangat disayangkan serta kesan abai dan tidak paham apa yang harus di kerjakan .
Sementara itu saya berharap Pemkot Makassar dapat bersikap tegas tapi tetap dalam koridor selaku pengayom masyarakat. Kalau ada yang melanggar ,beri teguran , kalau masih melanggar juga cabut izin usahanya. Dengan bukti-bukti yang jelas,”jelasnya.