Pasien Sembuh Covid-19 di Sulsel Meningkat, Wagub Apresiasi Tim Medis

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

Wagub Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Pasien Covid-19 di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) yang sudah sembuh mengalami peningkatan. Bahkan menjadi provinsi kedua dengan jumlah kesembuhan terbanyak di Indonesia.

Dirangkum CNN Indonesia, berdasarkan Juru Bicara Penanganan Covid-19 per 4 Mei 2020 pukul 15.40, adapun lima provinsi dengan kesembuhan tertinggi pasien positif Covid-19, yakni DKI Jakarta 632 pasien, Sulsel 199 pasien, Jawa Timur 178 pasien, Jawa Barat 159 pasien, dan Bali 159 pasien.

Melalui instagram @humassulsel memposting gambar bertuliskan “lima provinsi episentrum dengan persentase kesembuhan tertinggi”. Data itu berdasarkan konferensi pers Juru Bicara penanganan Covid-19 per 4 Mei 2020 pukul 15.40, Ahmad Yurianto yang dirangkum oleh CNN Indonesia. Adapun persentase kesembuhan tertinggi dari lima provinsi episentrum, yakni Sulawesi Selatan 34,93 persen; Jawa Timur 15,57 persen ; Jawa Tengah 14,43 persen ; Jawa Barat 14,42 persen ; dan DKI Jakarta 14,16 persen.

Ketua Satgas Covid-19 Unhas, Prof. dr. Budu, mengakui, Sulsel menjadi provinsi dengan tingkat meninggal terendah dan tingkat kesembuhan tertinggi dari lima provinsi dengan pasien positif terbanyak.

“Iya, kesembuhan tertinggi berdasarkan persentase. Per 5 Mei 2020 pukul 05.35 melalui Kompas.com, Sulsel mencatat ada 607 pasien positif. Meninggal 40 orang atau 6,5 persen, dan sembuh 119 orang atau 19,6 persen,” ungkapnya, Selasa, 5 Mei 2020.

Persentase itu, berdasarkan hitungan jumlah pasien sembuh dan meninggal dibagikan dengan jumlah pasien positif kemudian dikalikan 100. Bisa saja, kata dia, hitungan bagi penderita Covid-19 yang dirawat di rumah sakit sebelum PSBB diberlakukan.

“Dan data 1 hingga 2 pekan ke depan jika PSBB kita berhasil dan masyarakat kita patuh dengan aturan, trend presentasenya tentu akan semakin membaik. Apalagi karantina OTG dan ODP di hotel Swissbell dan hotel Almadera semakin menambah kepercayaan kita dalam memutus rantai penularan,” terangnya.

Dekan Fakultas Kedokteran Unhas ini yakin jika sosialisasi kita semakin tegas dan massif kepada masyarakat, akhirnya pengetahuan akan menjadi budaya yang baik dan menyeluruh.

Menanggapi hal itu, Wakil Gubernur Sulsel, Andi Sudirman Sulaiman, menyampaikan, ini berkat kerjasama dari tim medis serta Gugus Tugas percepatan Penanganan Covid-19.

“Apresiasi kepada seluruh tim, terkhusus tim medis atas capaian ini sebagai provinsi dengan tingkat kesembuhan tertinggi kedua. Dan persentase meninggal terendah,” ujar Andi Sudirman.

Dirinya pun berharap, angka pasien Covid-19 bisa dapat diminimalisir hingga pandemi berakhir, dan pasien yang sembuh terus meningkat.

“Semoga bisa ditingkatkan lagi (pasien sembuh). Terima kasih, ini adalah hasil kerja keras tim medis terbaik yang kami banggakan,” tuturnya.

Terbaru, per tanggal 5 Maret 2020 pukul 08.11, dari website resmi Sulsel Tanggap Covid-19 mengupdate data terbaru. Data pasien positif berjumlah 607 orang. Pasien yang sembuh sebanyak 228 atau 37,6 persen, meninggal 43 orang atau 7,1 persen, dan yang masih dirawat ada 336 orang.(***)