Bandel, Izin Usaha Toko Agung Dicabut

Izin usaha milik Toko New Agung di Jalan Ratulangi, Kelurahan Kunjung Mae, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, akhirnya dicabut.

Izin usaha milik Toko New Agung di Jalan Ratulangi, Kelurahan Kunjung Mae, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, akhirnya dicabut.

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Izin usaha milik Toko New Agung di Jalan Ratulangi, Kelurahan Kunjung Mae, Kecamatan Mariso, Kota Makassar, akhirnya dicabut.

Pencabutan izin usaha itu karena tersebut tetap beroperasi disaat pemberlakuan pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kota Makassar.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Perijinan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP), Andi Bukti Djufrie menegaskan tindakan ini diambil setelah diperingatkan selama tiga kali.

“Sudah tiga kali diperingati tapi mereka tetap nekat beroperasi. Pasahal dalam Peraturan Wali Kota (Perwali) tentang PSBB Makassar, telah disebutkan mengenai larangan beroperasi bagi toko non sembako, termasuk Toko New Agung,” Andi Bukti kepada wartawan di Posko Covid-19 Makassar, Selasa 5 Mei 2020.

Pencabutan izin usaha toko New Agung telah mendapat rekomendasi dari Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Makassar.

Selanjutnya, kata dia, pihaknya telah menerbitkan surat pencabutan Surat Izin Usaha Perdagangan (SIUP) dan Tanda Daftar Perusahaan (TDP) Toko New Agung atas nama pemilik Johan Phie, berdasarkan Surat Keputusan Nomor 505/18/S.KEP/DPM-PTSP/V/2020.

“Sebelumnya saya dapat kiriman lewat WhatsApp (WA) dari Kadisdag (Andi Muh Yasir) terkait dengan rekomendasi teknis dari Disdag Kota Makassar. Artinya pencabutan izin usaha toko tersebut sudah harus dilakukan,” jelasnya.

Mengenai masa pencabutan izin usahanya nanti, ia mengaku, akan berlaku sampai batas waktu yang tidak ditentukan. Ini juga dilakukan untuk memberi efek jera bagi pihak manajemen Toko Agung. Termasuk usaha lain yang masih nekat buka di tengah pandemi Covid-19.

“Ini pencabutan dengan waktu yang tidak ditentukan. Artinya kita lihat perkembangannya. Kalau PSBB sudah bagus dan pemilik usahanya sudah memahami kesalahannya, kita lihat kedepannya seperti apa. Kalau mau kembali beroperasi silahkan ajukan permohonan lagi,”kata Andi Bukti.

Kadis Perdagangan Kota Makassar, Andi Muh Yasir yang dikonfirmasi membenarkan telah merekomendasikan pencabutan izin usaha toko tersebut.

“Pemilik toko tersebut memang bandel. Sudah beberapa kali ditegur tapi tetap beroperasi. Makanya kami ambil langkah tegas dengan memberikan rekomendasi pencabutan izin usaha.Aapalagi ini menyangkut pelanggaran cukup berat dan nyata ditengah masa PSBB,” ungkap Andi Muh Yasir. (***)