92 Siswa Ikut Seleksi Paskibraka Sulsel 2020

MAKASSAR, DJOURNALIST.com – Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sulawesi Selatan, melalui Bidang Kepemudaan, Selasa, 9 Juni, 2020,memulai proses seleksi calon pasukan pengibar bendera pusaka (Paskibraka) tingkat Provinsi Sulsel 2020, di GOR Sudiang Makassar. Tercatat 92 siswa ikut seleksi, utusan dari 22 kabupaten/kota se-Sulsel, minus Maros dan Luwu Timur.

Kadispora Sulsel, Andi Arwin Azis, S.STP saat memberikan sambutan menjelaskan proses tahapan seleksi Paskibraka pada tahun ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. perbedaannya itu karena saat ini kita sedang dalam kondisi pandemi Covid-19.

Andi Arwin Azis menambahkan, seleksi dilaksanakan dengan tetap mengutamakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Dia meminta kepada peserta disiplin jaga jarak (social distancing), memakai masker dan selalu bugar .

“Para peserta harus disiplin. Paskibraka memang wajib disiplin. Tetap mengutamakan protokol kesehatan pencegahan Covid-19. Yaitu jaga jarak, pakai masker dan selalu menjaga kesehatan,” bebernya.

Selain itu, Andi Arwin menyebut akibat pandemi Covid-19 ini untuk pertama kalinya tidak ada seleksi nasional. Hal ini mengacu pada Surat Edaran dari Kemenpora pada 16 Mei 2020 tentang Pelaksanaan Seleksi Paskibraka Nasional 2020.

“Provinsi Sulsel tidak ada seleksi untuk nasional. Ditiadakan untuk utusan dari provinsi, diserahkan pelaksanaannya ke panitia pusat,” jelasnya.

Seleksi di hari pertama ini, diawali dengan peserta mengikuti rapid tes. Peserta juga melalui pengukuran tinggi dan berat badan, tekanan darah dan tes kesehatan lainnya. Setelah dinyatakan hasil rapid tes semua peserta non reaktif, dilanjutkan tes wawasan kebangsaan oleh Kadispora Sulsel dan wawancara kesenian dan budaya oleh PPI Sulsel.

Untuk hari kedua, dilakukan tes samapta, baris-berbaris dan parade. Akumulasi nilai dari semua tes, terpilih 73 siswa untuk mengikuti pemusatan latihan Paskibraka Tingkat Provinsi Sulsel awal Agustus nanti.

Turut mendampingi Kadispora saat acara pembukaan, Kabid Kepemudaan Drs. Syamsul Bahri Said, S.Sos.M.Si, Kasi Pengembangan Pemuda, H. Jasman, SE, dan para pelatih Paskibraka dari TNI dan Polri, serta Purna Paskibraka Indonesia (PPI) Sulsel. (**)