Ketua DPRD Makassar:Aspirasi Warga Direalisasikan Bertahap

Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo saat melakukan reses di Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo Makassar, Rabu 17 Juni 2020.

Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo saat melakukan reses di Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo Makassar, Rabu 17 Juni 2020.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com  –  Warga Kelurahan Lembo, Kecamatan Wajo Kota Makassar mengeluhkan sejumlah infrastruktur yang belum mendapat perhatian Pemerintah Kota Makassar. Hal ini disapaikan dihadapan Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo saat melakukan reses di Kelurahan Lembo, Kecamatan Tallo Makassar, Rabu 17 Juni 2020.

Ketua RT IV, Marlin mengatakan ada lima poin hal yang paling mendesak. Diantaranya pembuangan air yang hingga saat ini belum ada solusinya. Hal ini menurut dia menyebabkan sebagian besar Kompleks Unhas yang bertepatan pas di Depan Kantor Lurah Lembo mengalami genangan air hingga setinggi 50 cm saat musim hujan tiba.

“genangan diwilayah kami ini sangat mengannggu warga dalam beraktifitas, saat musim hujan tiba, ketinggian air hingga mencapai dada anak-anak atau setinggi 50 cm. ini terjadi karena saluran drainase putus,” kata Marlin.

Tidak hanya itu, Marlin juga menyampaikan empat poin lainya, yakni pemasangan lampu jalan, taman, jalan dan pembuatan gerban pintu masuk Komples Perumahan Unhas. Empat hal itu dianggap menjadi kebutuhan warga.

“kami ada taman tapi tidak terpelihara, semestinya ini dapat dibenahi sehingga warga tidak keluar wilayah beraktifitas, cukip disini saja,” tambah Marlin.

Sementara itu, RT II Rosma menambahkan, selain lima poin itu ada masalah yang urgen. yakni penyedian pagar besi untuk memasuki kompleks serta perbaikan dekker. Untuk Dekker yang rusak, kata dia sudah banyak memakan korban. Puluhan sudah jatuh karena ada lubang yang tidak kunjung diperhatikan.

“untuk pagar besi masuk kompleks ini harus juga jadi perhatian. Saat ini hanya menggunakan portal, sehingga maling bebas keluar masuk. namun jika sudah pagar besi disetiap lorong, maka maling berpikir untuk manjat memasuki wilayah komples,” tandasnya.

Menanggapi hal itu, Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo mengatakan masukan warga sangat penting. Agenda rese kata dia adalah perintah undang-undang yang wajib dilakukan tiga selama setahun. “hasil dari reses ini kami paripurnakan di DPRD, sehingga tidak ada alasan lagi untuk tidak mengerjakannya,” kata Politisi Partai Nasdem itu.

Legislator dua Periode itu menambahkan, dalam beraktifitas agar warga mengukuti protokol kesehatan yang sesuai dengan aturan pemerintah. Rudi meminta agar warga menyiapkan sabun dan air didepan rumah untuk cuci tangan sebelum masuk rumah ataupun keluar rumah, hal ini agar terbebas dari yang namanya covid-19.

“Janganki lupa juga pakai masker dan sediakan hand sanitizer jika bepergian. saat ini warga harus beraktifitas untuk keberlangsungan hidup, tidak boleh lagi ada PSBB. perekonomian harus bergerak terus,” Kata Legislator dua periode itu.

Rudi sapaan akrabnya juga menegaskan, saat ini focus Wali Kota Makassar adalah perbaikan taman. olehnya, Kelurahan Lembo ini dapat menjadi titik-titik aktifitaa warga Tallo karena sarana sudah ada, adapun tinggal dilakukan perbaikan.

Sementara itu, Kepala Bidang Perencanaan Dinas Pekerjaan Umum Makassar, Answar mengatakan akan menindaklanjuti semua masukan warga, termasuk dengan membenahi taman, lampu jalan, jalan, drainase dan sebagainya.

“Semoga di Pembahasan APBD Perubahan ini bisa terserap semuanya agar apa yang disampaikan saat ini dapat terwujud,” kata Answar.

Dalam kesempatan ini juga warga bersama dengan Ketua DPRD Makassar, Rudianto Lallo langsung meninjau sejumlah titik jalan dan drainase yang selama ini dikeluhkan warga.