Soal Bayi Meninggal dalam Kandungan, Dewan Makassar Kritik Pelayanan Kesehatan

Anggota DPRD Kota Makassar, Abdul Wahab Tahir

Ketua Komisi D DPRD Makassar Wahab Tahir.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Kasus kematian bayi dalam kandungan seorang ibu akibat sulit mendapatkan fasilitas kesehatan di tengah pandemik Covid-19 di Kota Makassar telah berlalu selama sepekan. Namun, duka serta rasa malu tetap dirasakan Wahab Tahir, legislator DPRD Kota Makassar.

Ketua Komisi D ini mengaku, peristiwa itu merupakan aib terhadap pelayanan kesehatan yang tidak bisa diberikan dengan baik kepada warga Kota Makassar.

“Ini aib bagi kita, pemerintah tidak bisa memberikan pelayanan kesehatan yang baik untuk warganya,”ujar Wahab di di DPRD Kota Makassar, Senin 22 Juni 2020.

Meski tetap mengakui bahwa prosedur rumah sakit ketat di tengah pandemik ini. Kata Wahab, Komisi D telah meminta langsung kepada Dinas Kesehatan Makassar untuk memberikan pelayanan kesehatan dengan baik, rapid test harus dilakukan secara gratis.

“Sekarang ini, kalau ada yang kesulitan mendapatkan fasilitas kesehatan, lapor ke Komisi D, kita akan langsung beritahu Dinas Kesehatan,” tegasnya.

“Pokoknya jangan lagi ada yang seperti kemarin, pemerintah harus menjamin pelayanan kesehatan bagi warganya, apalagi terhadap mereka yang kurang mampu,”jelasnya.