Dewan Makassar Sebut Pj Wali Kota Tak Serius Tangani Covid-19

gota DPRD kota Makassar, Alhidayat Samsu (Fraksi PDIP) menerima aspirasi Aliansi Pemuda Untuk Keadilan dan Demokrasi (APUKK), Rabu18 September 2019 di DPRD kota Makassar.

gota DPRD kota Makassar, Alhidayat Samsu (Fraksi PDIP) menerima aspirasi Aliansi Pemuda Untuk Keadilan dan Demokrasi (APUKK), Rabu18 September 2019 di DPRD kota Makassar.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com  –  Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Al Hidayat Samsu melontarkan kritik terhadap kepemimpinan Pj Walikota Makassar, Yusran Yusuf yang tidak serius dalam menangani masalah Covid-19, sehingga terdengar kabar Gubernur Sulawesi Selatan akan menggantinya.

Menurutnya, angka penyebaran Covid-19 selama Yusran menjabat semakin meningkat di Kota Makassar, terbukti dengan data-data yang ada saat ini.

“Pemerintah tidak mampu, tidak mempunyai program orientasinya untuk memutus rantai Covid-19. Sesuai data, tanggal 19 Juni 2020, sebanyak 1.260 positif, kemudian dalam satu minggu berikutnya naik menjadi 1.608 orang yang positif. Artinya, selama seminggu itu angka postif naik 300 lebih,” ujarnya saat ditemui di DPRD Kota Makassar, Kamis 25 Juni 2020.

Lanjut legislator dari Fraksi PDIP ini, menilai banyak kebijakan yang lari dari instruksi pusat maupun pemerintah provinsi.

“Kebijakan Yusran lebih mengarah pada perekonomian yang tidak sejalan dengan konsen pemerintah dalam menekan angka positif Covid-19 di Sulawesi Selatan, khususnya di Kota Makassar yang menjadi episentrum penyebaran virus tersebut,” jelasnya.

Hidayat menekankan, walaupun kebijakan dibuat longgar demi perekonomian di Kota Makassar, tetap harus menerapkan pengawasan yang ketat.

Dia berharap, pemerintah Kota Makassar bisa membawa perubahan besar, mampu membuat gebrakan untuk memutus rantai Covid-19.

Diketahui, saat ini Gubernur Sulsel telah mempersiapkan pelantikan Pj Walikota Makassar yang baru sebagai pengganti Yusran. Dia adalah Rudy Djamaluddin yang menjabat Kepala Dinas Bina Marga dan Pekerjaan Umum Pemprov Sulsel.