Dewan Makassar Temui Aksi Demo GMBI

Puluhan masyarakat yang mengatas namakan dirinya Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) distrik kota Makassar sambangi gedung DPRD Makassar, Selasa 30 Juni 2020.

Puluhan masyarakat yang mengatas namakan dirinya Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) distrik kota Makassar sambangi gedung DPRD Makassar, Selasa 30 Juni 2020.

MAKASSAR,DJOURNALIST.com – Puluhan masyarakat yang mengatas namakan dirinya Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) distrik kota Makassar sambangi gedung DPRD Makassar, Selasa 30 Juni 2020.

Lembaga Swadaya Masyarakat ini diterima langsung Wakil Ketua Komisi B DPRD, Andi Hadi Ibrahim Baso.

Dalam tuntutan aspirasinya, GMBI menolak keras Rancangan Undang-Undang Haluan Ideologi Pancasila (RUU HIP).

Menurut Koordinator aksi pagi ini, Ir. Waliono Haddade mengatakan bahwa RUU HIP tersebut bertentangan dengan nilai-nilai Pancasila sehingga dirinya bersama GMBI sepakat untuk RUU tersebut ditolak dan dihentikan proses Legilasinya.

“ tuntutan kami ke gedung DPRD Makassar, dengan meminta wakil kami di kota Makassar untuk meneruskan tuntutan kami ini ke tingkat pusat yakni DPR-RI untuk menyampaikan aspirasi kami hari ini,” tegasnya.

Menanggapi tuntutan GMBI Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso menjelaskan bahwa aspirasi tersebut merupakan ranah wilayah DPR-RI akan tetapi dirinya akan membahas aspirasi tersebut bersama teman-teman legislator Makassar lainnya.

“aspirasi ini merupakan ranah wilayah DPR-RI akan tetapi saya pribadi akan senantiasa bersama dengan orang-orang yang ingin mempertahan NKRI,” ucap Andi Hadi yang juga Ketua Fraksi PKS Makassar ini.

Menutup aksi pagi ini, Koordinator Aksi GMBI Distrik Makassar menyerahkan surat pernyataan tuntutan aksi kepada Wakil Ketua Komisi B DPRD Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso.